Berita

Baru Pertama Diadakan Lomba Al-Banjari Se-Jatim Membuat Peserta Tersanjung

Admin MSN | Minggu, 23 Juli 2017 - 16:49:13 WIB | dibaca: 140 pembaca


(21/8) MSN – Akmal (26) sebagai Ketua dari Grup Al-Banjari Ulin Nuha Pondok Pesantren Nurul Huda Kota Malang merasa tersanjung dengan sambutan panitia terhadap dirinya dan anggotanya sejak pertama memasuki tempat lomba. “Ada pendampingan yang sangat bagus dari panitia, sehingga kami (peserta) tidak merasa kebingungan”, ungkap ketua grup banjari yang membawakan lagu laila alayya dan yaa sayyidi ini. Ketua Grup yang sudah makan asam garam perlombaan al-banjari ini menjelaskan bahwa terkadang ada perlombaan yang tidak memberikan sambutan yang baik bagi peserta dan pendampingan peserta yang buruk. Tapi tidak untuk lomba festival al-banjari kali ini yang terkesan sudah profesional.


Meski Pondok Pesantren Sabilurrosyad baru mengadakan Lomba Festival Al-Banjari se-Jatim untuk pertama kalinya, namun sambutan dari peserta sangat baik. Lebih dari 40 grup banjari terdaftar sebagai peserta yang akan memperebutkan tropi juara. Bahkan ada beberapa peserta yang terpaksa tidak bisa mengikuti lomba ini karena ada pembatasan peserta dari panitia fesban, sebutan panitia festival al-banjari kali ini. “peserta dibatasi karena ada pembatasan waktu pelaksanaan lomba berkaitan dengan adanya acara Halal Bi Halal (HBH) pada keesokan harinya, tepatnya pada tanggal 22 Agustus 2016.” Ujar Hakim (23) sebagai ketua pelaksana festival banjari se-Jatim pondok pesantren sabilurrosyad.


Lomba festival al-banjari yang dimulai pukul 10.30 WIB hari ini, masih berlangsung hingga berita ini diterbitkan. Panitia membagi peserta ke dalam 4 shift untuk mempermudah koordinasi panitia dengan peserta. Sehingga sampai saat ini komunikasi peserta dan panitia berlangsung lancar. Ada 3 Juri dalam lomba al-banjari ini. Juri terbagi menjadi 3 kriteria penilaian, untuk kriteria permainan terbang dinilai oleh Ust. Rizal Musabbah, untuk kriteria vokal dinilai oleh Ust. Hasan Nu’aim, sedangkan untuk kriteria adab dinilai oleh Ust. Abdullah. Untuk menjamin keterbukaan penilaian, setelah peserta tampil nilai akan segera dicetak di halaman belakang sertifikat peserta sehingga peserta bisa langsung melihat hasil nilai dari penampilannya.


Diharapkan lomba ini selesai sebelum pukul 24.00 WIB malam nanti untuk memberi kesempatan pada panitia HBH mempersiapkan perlengkapan acara selanjutnya yang akan diisi oleh beberapa tokoh ulama seperti Gus Mus (Ketua Tanfidziyah NU), Haji A. Malik Fajar (Tokoh Muhamadiyah), KH. Harun Ismail (Blitar), M.Hanif Dzakiri (Menteri Ketenagakerjaan RI) , Gus Ipul (Wagub Jawa Timur). Acara HBH akan dimulai tepat setelah ba’da isya hari senin, 22 agustus 2016 di Pondok Pesantren Sabilurrosyad. (Tri)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)