Pesantren

Santri Pesantren Rakyat Tekuni Gramatika Bahasa Arab

Admin MSN | Sabtu, 11 November 2017 - 14:21:22 WIB | dibaca: 261 pembaca

Setelah sukses dengan program kampung inggris dan pengajian bandongan, kini para santri Pesantren Rakyat Al-Amin Sumberpucung menekuni gramatika bahasa arab secara mendalam. Kegiatan diadakan mulai jam 9 malam sampai sekitar jam 11 setiap hari senin, selasa dan rabu, dan sudah berjalan selama satu bulan lebih.

Kegiatan ini diikuti oleh sepuluh orang santri yang sudah dianggap cukup bisa dalam membaca alquran, sebagai upaya untuk mendalami dan mengkaji kandungan isi alquran. Sehingga nantinya, para santri tidak hanya sekedar bisa membaca alquran, namun juga memahami dan menerjemahkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

Para santri sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, meskipun kegiatan ini termasuk kegiatan ekstra dan dilaksanakan di malam hari. Mereka selalu bersemangat meski telah seharian melakukan aktivitas yang padat. Dila, salah seorang santriwati mengatakan sangat senang mengikuti kegiatan ini, karena dengan kegiatan dia bisa belajar membaca kitab kuning yang gundulan (tidak ada harokatnya). 'dengan kegiatan ini saya juga bisa belajar memahami makna dari ayat-ayat al-qur'an' tandasnya saat dimintai komentar tentang kegiatan ini.

Kegiatan ini diasuh oleh Ustadz Hasanuddin, alumni Pondok Pesantren Miftahul Ulum Putra / RU4 Ganjaran Gondanglegi Malang. Ustadz yang berstatus Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini juga sekaligus menjabat sebagai Kepala Madrasah Diniyah Pesantren Rakyat Al-Amin Sumberpucung.

Adapun kitab yang digunakan sebagai bahan ajar adalah kitab al jurumiyah, kitab yang sudah tidak asing lagi di kalangan pesantren. Kitab ini dipilih sebagai bahan ajar karena materinya yang sangat sederhana dan mudah dipahami. Selain itu juga sebagai tabarrukan kepada pengarang kitab, yang telah sangat ikhlas menulis kitab ini, sehingga hampir menjadi kurikulum wajib di seluruh pondok pesantren apabila awal belajar ilmu nahwu harus menggunakan kitab ini.

Gramatika bahasa arab atau sering disebut dengan ilmu nahwu merupakan salah satu dari dua ilmu pokok dalam memahami kaidah-kaidah bahasa arab, selain ilmu shorof tentunya. Kiai Abdullah Sam, Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin Sumberpucung berharap dengan adanya kegiatan ini nantinya santri-santri di pesantren rakyat juga bisa berkompetisi dengan santri-santri dari pesantren yang lain. (*/diah)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)