Opini

Gus Dur dan Dinamika Pluralisme di Indonesia

Rabu, 23 Agustus 2017 - 15:22:04 WIB | dibaca: 366 pembaca | komentar: 0

Oleh: Achmad Sirojul Munir  KH. Abdurrahman Wahid atau yang sering kita kenal dengan sebutan Gus Dur merupakan sosok tokoh Indonesia yang konsen memperjuangkan Pluralisme dalam ranah publik untuk membangun Indonesia yang lebih baik. Pengakuan Gus Dur tentang Pluralisme di Indonesia ini tentunya tidak ... [selengkapnya]

Sudah Sesuaikah Kebijakan Full Day School diterapkan di Indonesia?

Rabu, 23 Agustus 2017 - 08:34:04 WIB | dibaca: 404 pembaca | komentar: 0

Oleh: Uswatun Khasanah* Malang, Fenomena full Day School tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat luas. Sebagian mendukung kebijakan pemerintah tersebut, dengan harapan dapat memperbaiki kualitas pendidikan Indonesia melalui penambahan jam belajar di sekolah formal. Di sisi lain, FDS ... [selengkapnya]

Agomo Iku Noto Apike Koyo Opo

Selasa, 22 Agustus 2017 - 07:59:14 WIB | dibaca: 411 pembaca | komentar: 2

Oleh:  Uswatun Khasanah Berbicara mengenai Islam akan selalu melahirkan berbagai perspektif tentang Islam itu sendiri. Pemahaman seseorang tentang agama Islam dan praktik beragama Islam akan berbeda dari satu individu dengan individu lainnya. Bergantung pada pengalaman dan pengetahuan ... [selengkapnya]

Mayoran: Ajaran Rasulullah Satu Nampan Banyak Tangan

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:32:56 WIB | dibaca: 411 pembaca | komentar: 0

Mayoran adalah istilah yang digunakan oleh para santri untuk menunjukkan satu kegiatan makan bersama-sama dalam satu wadah besar. Wadah itu bisa berupa pelepah daun pisang (seperti gambar di atas) bisa juga dengan nampan atau baki. Nampan atau baki merupakan salah satu wadah yang biasa digunakan untuk ... [selengkapnya]

Muallaf Salah Paham Allahu Akbar

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:31:32 WIB | dibaca: 335 pembaca | komentar: 2

Salah seorang muallaf di sebuah daerah pedalaman bertanya ketika seorang kiai kampung berkunjung ke daerahnya. "Apakah arti Allahu Akbar itu bakar, turunkan, dan hancurkan, Kiai?" "Loh kok artinya begitu?” Tanya Kiai. "Saya kalau lihat demo ... [selengkapnya]

Habib Prof Quraish Shihab dan Tafsir al-Mizan Syi’ah

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:30:33 WIB | dibaca: 250 pembaca | komentar: 0

Salah satu alasan Habib Prof Quraish Shihab dituduh beraliran Syi’ah adalah karena dalam kitab tafsir karyanya, yaitu al-Misbah (15 jilid) beliau sering merujuk kepada tafsir al-Mizan karya Muhammad Hussein Thabathaba'i. Bagaimana ceritanya? Di lemari buku almarhum Abah ... [selengkapnya]

Harlah NU dan Amanah Bung Karno

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:27:15 WIB | dibaca: 313 pembaca | komentar: 0

Oleh: Fathoni Ahmad Nahdlatul Ulama (NU) merupakan Jam’iyah Diniyah Ijtima’iyah (organisasi sosial keagamaan) yang didirikan atas prakarsa KH Muhammad Hasyim Asy’ari (1875-1947) beserta para kiai pesantren pada tahun 1926 untuk tujuan-tujuan mulia. Tidak hanya menjaga ajaran agama ... [selengkapnya]

Pesan Hikmah Mbah Maimoen Soal Ilmu dan Kondisi Bangsa

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:26:45 WIB | dibaca: 281 pembaca | komentar: 0

Siang menjelang sore sekitar pukul 14.31 WIB, Rabu (15/1/2017) rombongan tim Anjangsana Islam Nusantara Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Jakarta sowan ke kediaman sesepuh NU KH Maimoen Zubair di komplek Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Tim Anjangsana sebelumnya ... [selengkapnya]

Kisah Perdebatan Dua Ulama Top NU soal Hakim Perempuan

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:23:51 WIB | dibaca: 331 pembaca | komentar: 0

KH A Wahid Hasyim saat menjadi Menteri Agama telah membuka pintu secara administratif perempuan untuk bisa menjadi hakim, namun landasan fiqh-nya belum sempat dirumuskan. Di sana-sini masih banyak penolakan para alim ulama akan status dan kedudukan perempuan sebagai hakim di Pengadilan Agama. Jumhur ulama ... [selengkapnya]

Romantisnya Hadratussyekh KH Hasyim Asyari dan Gus Dur

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:22:32 WIB | dibaca: 285 pembaca | komentar: 2

Memasuki bulan Februari, kita menyaksikan banyak media massa, mal-mal, pusat-pusat hiburan, hotel melati hingga berbintang sedang bersibuk ria berlomba-lomba menarik para remaja dengan menggelar pesta perayaan. Melakukan semua hal yang di anggap “romantis”, mulai dari sekedar mengucapkan rasa sayang, berkirim ... [selengkapnya]