Opini

Harlah NU dan Amanah Bung Karno

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:27:15 WIB | dibaca: 219 pembaca | komentar: 33

Oleh: Fathoni Ahmad Nahdlatul Ulama (NU) merupakan Jam’iyah Diniyah Ijtima’iyah (organisasi sosial keagamaan) yang didirikan atas prakarsa KH Muhammad Hasyim Asy’ari (1875-1947) beserta para kiai pesantren pada tahun 1926 untuk tujuan-tujuan mulia. Tidak hanya menjaga ajaran agama ... [selengkapnya]

Pesan Hikmah Mbah Maimoen Soal Ilmu dan Kondisi Bangsa

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:26:45 WIB | dibaca: 196 pembaca | komentar: 29

Siang menjelang sore sekitar pukul 14.31 WIB, Rabu (15/1/2017) rombongan tim Anjangsana Islam Nusantara Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Jakarta sowan ke kediaman sesepuh NU KH Maimoen Zubair di komplek Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Tim Anjangsana sebelumnya ... [selengkapnya]

Kisah Perdebatan Dua Ulama Top NU soal Hakim Perempuan

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:23:51 WIB | dibaca: 204 pembaca | komentar: 26

KH A Wahid Hasyim saat menjadi Menteri Agama telah membuka pintu secara administratif perempuan untuk bisa menjadi hakim, namun landasan fiqh-nya belum sempat dirumuskan. Di sana-sini masih banyak penolakan para alim ulama akan status dan kedudukan perempuan sebagai hakim di Pengadilan Agama. Jumhur ulama ... [selengkapnya]

Romantisnya Hadratussyekh KH Hasyim Asyari dan Gus Dur

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:22:32 WIB | dibaca: 208 pembaca | komentar: 28

Memasuki bulan Februari, kita menyaksikan banyak media massa, mal-mal, pusat-pusat hiburan, hotel melati hingga berbintang sedang bersibuk ria berlomba-lomba menarik para remaja dengan menggelar pesta perayaan. Melakukan semua hal yang di anggap “romantis”, mulai dari sekedar mengucapkan rasa sayang, berkirim ... [selengkapnya]

Banser, Nasibmu Kini

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:21:46 WIB | dibaca: 198 pembaca | komentar: 28

Oleh KH Ubaidillah Shodaqoh Sebagai Nahdliyyin saya sering bersentuhan dengan Banser. Pengajian rutin, akbar, karnaval, penanggulangan bencan, mantu sampai parkirpun mereka terlibat. Dus, saya sebagai warga negara merasa kapiran kalau tidak ada Banser. Saya sering iseng menggoda mereka ... [selengkapnya]

Tips Jitu Kiai Saifuddin Zuhri Taklukkan Murid Bandel

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:18:08 WIB | dibaca: 39 pembaca | komentar: 3

Sudah menjadi rahasia umum barangkali, di tiap kelas baik di sekolah umum maupun madrasah, ada saja anak bandel atau nakal, meski dalam batas-batas tertentu. Misalnya, suka membuat onar, mengganggu teman dan membuat gaduh. Hal ini, sedikit banyak, tentu mengganggu proses pembelajaran di dalam ... [selengkapnya]

Nabi Pun Merahasiakan 40 Nama Orang Munafiq, Kini Ada yang Melebihi Sikap Nabi

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:16:02 WIB | dibaca: 45 pembaca | komentar: 3

Oleh KH. Abdi Nabi Muhammad pada dasarnya tidak mengetahui siapa saja yang dimasukkan ke dalam golongan munafik. Dalil di bawah ini menjelaskan bahwa pengetahuan tentang orang-orang munafik berasal dari Allah. وَمِمَّنْ حَوْلَكُمْ مِنَ الْأَعْرَابِ ... [selengkapnya]

Umar bin Khattab Bisa Tegas, Tanpa Didasari Ambisi Pribadi

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:16:00 WIB | dibaca: 53 pembaca | komentar: 3

Oleh: Muhammad Faishol Umar bin Khattab  adalah salah seorang sahabat Rasulullah SAW yang dijuluki Al Faruq karena dirinya merupakan sosok pemisah antara kebenaran dan kebatilan. Dia juga dikenal dengan Abu Hafshin (Bapak Singa) karena keberaniannya. Perawakannya yang tinggi besar nan tegap, ditambah ... [selengkapnya]

Cara Jitu Gus Dur Lumpuhkan Musuh

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:03:31 WIB | dibaca: 89 pembaca | komentar: 5

oleh: Rijal Mumazziq Z* Kelompok Katolik binaan Pater Beek banyak bertebaran di berbagai lini vital: dari organisasi think tank Orde Baru hingga militer. CSIS disebut sebagai kantong terkuat, sedangkan di struktur militer jaringan binaan Beek terpusat di tangan LB. Moerdani. CSIS tersambung kuat dengan Pak ... [selengkapnya]

Gus Dur: "SALAHKAH BILA DIPRIBUMIKAN?"

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:01:49 WIB | dibaca: 102 pembaca | komentar: 7

Mengapa harus menggunakan kata shalat kalau kata sembahyang juga tidak kalah benarnya? Dahulu tuan guru atau kiai, sekarang harus ustadz dan syaikh, baru terasa berwibawa. Bukankah ini pertanda Islam tercerabut dari lokalitas yang semula mendukung kehadirannya di belahan bumi? Yang dipribumikan adalah ... [selengkapnya]