Memperingati 1 Muharrom, Ponpes. Sabilurrosyad Gelar Pawai Obor

Sabtu, 30 September 2017 - 09:23:55 WIB | dibaca: 315 pembaca | komentar: 0

Satu Muharram kali ini jatuh pada tanggal 21 September. Tidak sedikit yang bertanya “ada peringatan hari besar apa, kok kamis tanggal merah?”.Harus kita akui, tahun baru Islam sudah mulai terabaikan, bahkan oleh umat Islam sendiri. Kita lebih bahagia dan senantiasa menanti datangnya tahun baru Masehi yang rutin ... [selengkapnya]

Memperingati 1 Muharrom, Ponpes. Sabilurrosyad Gelar Pawai Obor

Sabtu, 30 September 2017 - 09:23:30 WIB | dibaca: 315 pembaca | komentar: 0

Satu Muharram kali ini jatuh pada tanggal 21 September. Tidak sedikit yang bertanya “ada peringatan hari besar apa, kok kamis tanggal merah?”. Harus kita akui, tahun baru Islam sudah mulai terabaikan, bahkan oleh umat Islam sendiri. Kita lebih bahagia dan senantiasa menanti datangnya tahun baru ... [selengkapnya]

Jangan Mudah Menganggap Orang Lain Munafik

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:27:07 WIB | dibaca: 2 pembaca | komentar: 0

Buya Hamka diminta menshalati jenazah Bung Karno. Sebagian pihak mencegah Buya Hamka dengan alasan Bung Karno itu Munafik dan Allah telah melarang Rasul menshalati jezanah orang Munafik (QS al-Taubah:84). Buya Hamka menjawab kalem, “Rasulullah diberitahu sesiapa yang Munafik itu oleh Allah, lha saya gak ... [selengkapnya]

Ini Hasil Pertemuan Ketua MUI dan Kiai-kiai di Pacet Mojokerto

Minggu, 23 Juli 2017 - 19:12:35 WIB | dibaca: 2 pembaca | komentar: 0

Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) KH Ma'ruf Amin membeber pertemuan dengan para kiai, habib, cendikiawan serta akademisi di Ponpes Riyadlul Jannah, Pacet, Kabupaten Mojokerto. Menurut Kiai Ma'ruf, pertemuan tersebut membahas peran ulama dalam memberikan kontribusi riil terhadap permasalahan ... [selengkapnya]

Memastikan Presiden Jokowi Hadiri Halaqah Nasional, Kyai Maruf dan Kyai Said Datang ke Istana Negara

Minggu, 23 Juli 2017 - 18:34:07 WIB | dibaca: 2 pembaca | komentar: 0

Jakarta - Rais Aam PBNU yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin beserta Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj bertandang ke Istana Negara untuk bertemu Presiden Joko Widodo, Selasa (11/7).   Dalam keterangannya, kedatangan dua penjaga gawang PBNU ke Istana itu untuk menyampaikan ... [selengkapnya]

Madah dari Sang Pecinta

Minggu, 23 Juli 2017 - 17:46:11 WIB | dibaca: 2 pembaca | komentar: 0

Oleh: Nuzi AF Ad-Diin Malam tak lagi lengang, Toa-toa bersahutan dengan lantang, Mengumandangkan madah-madah dari sang pecinta dengan syi'ir berima, Istimewa, Karna hampir-hampir tak ada jeda, Serentak bersama, meski dari titik berbeda, Mendengungkan nama yang ... [selengkapnya]

KH Muhammad Yahya, Mursyid Tarekat Penggerak Perang Gerilya

Minggu, 23 Juli 2017 - 17:44:08 WIB | dibaca: 2 pembaca | komentar: 0

Oleh: Muhammad Faishol ”Manusia dilahirkan dalam keadaan menangis, sementara orang di sekelilingnya tertawa bahagia atas kelahirannya. Maka pada saat ia meninggal, harusnya yang terjadi adalah sebaliknya. Ia meninggal dalam keadaan senyum, sementara orang di sekelilingnya menangis bersedih atas ... [selengkapnya]

Menimang Kembali Bhineka Tunggal Ika

Minggu, 23 Juli 2017 - 17:43:54 WIB | dibaca: 2 pembaca | komentar: 0

  Oleh : Hasan Abadi*  Tahun-tahun ini kayaknya kita sedang diuji rasa kebangsaan kita, peristiwa demi peristiwa, kejadian demi kejadian, dan fenomena demi fenomena mengindikasikan semakin longgarnya rasa kebangsaan kita. Rasa kesukuan, rasa keagamaan, rasa golongan dan rasa ... [selengkapnya]

Senja Parakan

Minggu, 23 Juli 2017 - 17:40:54 WIB | dibaca: 2 pembaca | komentar: 0

Oleh: Rubio Hujan turun. Mengalir deras dari sekumpulan awan hitam yang menggantung di petala langit. Membasahi ruas jalan Tuban-Rembang. Membuat volume air laut yang sekarang kupandang menjadi pasang. Aku termenung. Menyudutkan diri di pojok belakang bis Semarang. Tak ada yang jatuh dari manik mata, ... [selengkapnya]

Gus Dur dalam Sebait Puisi

Minggu, 23 Juli 2017 - 17:35:36 WIB | dibaca: 2 pembaca | komentar: 0

Yā man tabḥatsu ‘an marqadinā Qabrunā hādzā fī shudūr al-‘ārifīn Wa qulūb al-majrūḥīn Duhai kalian yang mencari tempat tidurku O, lihatlah… aku ada di dalam palung jiwa para bijak bestari Dan mereka yang hatinya terluka Itulah jawaban Gus Dur atas puisi rindu yang dibacakan ... [selengkapnya]

Awal Kembali 12 Lanjut Akhir