Dua Wakil Putra-Putri Malang Menyabet Juara Umum Duta ISNU Jawa Timur

Surabaya 18/11/2019 – Puncak pemilihan Duta Ikatan Sarjana Nadhatul Ulama’ (ISNU) Jawa Timur  berakhir pada malam 18 November 2019 yang sangat meriah di Grand City Mall Surabaya. Pada malam grand final tersebut dimenangkan pada kategori putri, ada Tsuroyya Adibah Alkarimah dari Singosari  Malang. Di kategori putra, ada Muchammad Alfan Salim dari Pasuruan.

Gadis cantik yang biasa dipanggil Adibah ini ialah mahasiswi Universitas Negeri Malang jurusaan Bahasa Inggris, ia berhasil menyabet dua kategori sekaligus. Pertama sebagai juara 1 Duta ISNU 2019. Mahasiswi yang berasal dari Singosari Malang itu telah berhasil melewati berbagi tahapan dari penyeleksian 100 besar peserta yang lolos hingga 4 besar. Tidak diragukan speaking bahasa Inggrisnya yang luar biasa, namun juga tes pembacaan al-qur’annya. Selain itu dia dapat menjawab pertanyaan dari juri mengenai kaidah dakwah dalam Islam yang taadil, tawazun, tassamuh, dan tawasuth dengan baik. Tak hanya mendapat juara,  kedua Adibah juga menjadi juara umum dalam Duta ISNU 2019 yang mendapat reward berupa umrah.

Bagi Adibah ISNU adalah badan otonom yang berdiri tidak lama di NU. ISNU memberi wadah bagi sarjana muda NU, bagi cendekiawan yang akan mampu berkontribusi  melalui potensi-potensinya melalui sikap profesionalnya untuk menjadi sosok-sosok yang bermanfaat menuju kemaslahatan umat . Ia mengaku baru pertama kali ini mengikuti event semacam ini. Setelah melalui proses panjang, ia mengaku luar biasa bertemu dengan sosok-sosok yang hebat di Jawa timur. Duta putri ISNU 2019 itu sangat bersyukur bisa mengikuti event ini. Untuk ke depannya ia berharap semoga kelak lebih banyak cendikiawan-cendiakawan muda yang lebih berkualitas.

Tidak kalah luar biasa pada kategori putra Juara satu pemilihan Duta ISNU 2019 disabet oleh Muchammad Alfan Salim dari Pasuruan. Pemuda ganteng ini disamping tengah menyelesaikan studinya di Universitas Negeri Malang (UM)  sebagai mahasiswa Sastra Arab, ia juga tengah menyelesaikan pendidikan agamanya di Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek Malang yang diasuh oleh KH. Marzuki Mustamar (Ketua PWNU Jawa Timur).

Maju sebagai peserta pada malam Grand Final dengan lugas dan optimis ia sebagai Duta ISNU. “Menunjukan eksistensi pemuda Nadhatul Ulama yang berwawasan luas berpengalaman bebas berelasi tanpa batas dengan tetap berakhlaq mawas dan pantas berumus bekal hidup semakin berusia semakin manfaat dan bijaksana,” kata Alfan di atas panggung.

Putra – Putri Malang tersebut sangat senang sekali karena pada malam puncak Grand Final Pemilihan Duta ISNU Jawa Timur tersebut keluar sebagai juara 1 dan juara umum. Tentunya mereka berhasil mengharumkan nama-nama orang terdekatnya baik itu dari orang tua, teman kerabat, perguruan tinggi, pondok pesantrennya, terutama kota Malang sendiri. (Oleh. RH.Ula/ Editor.Shofwan Hadi)

Leave a Reply

%d bloggers like this: