Malam Puncak Grand Final Pemilihan DUTA ISNU Jawa Timur 2019 (East Atrium, Grand City Mall Surabaya)

Duta ISNU JATIM 2019Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur melalui pemilihan Duta ISNU Jawa Timur 2019 mencoba melebarkan sasaran dakwah kepada generasi muda

anak bangsa. Puncaknya pada sabtu malam (16/11/2019) di East Atrium, Grand City Mall Surabaya.

Mas’ud Said selaku Ketua PW ISNU JATIM mengatakan, “Duta ISNU adalah bagian dari program proliferasi pengkaderan ISNU dan sekaligus untuk memperluas wilayah dakwah bagi Banom Nahdlatul Ulama terutama kalangan intelektual dan milenial.”

Para peserta Duta ISNU JATIM 2019 menjalani karantina “Mereka mendapat arahan pemahaman Aswaja dan juga komunikasi masa yang bagus untuk pengembangan diri dan jiwa kompetitif,” kata Masud.

Tak hanya memiliki paras yang menawan dan rupawan, Mas’ud mengatakan, “Para peserta sebagian besar adalah kader-kader muda profesional Nadhatul Ulama yang memiliki kelebihan alamiah berupa talenta, prestasi akademik dan komunikasi masa yang bagus bagus dan jiwa competitiveness untuk bisa bersaing.”

Kompetisi yang telah berlangsung sejak 5 november tersebut diikuti oleh 600an pendaftar kemudian dipilih 100 orang yang terdiri 50 putra dan 50 putri maju ke babak Grand Final. Selanjutnya diseleksi secara ketat dan dipilih 22 peserta terdiri 10 putra dan 12 putri, dan terakhir dipilih lagi 8 pesertaterdiri  4 putra dan 4 putri untuk diambil juara 1, 2, 3, dan harapan.

Wakil Gubernur JATIM Emil dardak mengatakan, kegiatan ini merupakan Trobosan luar biasa dan harapannya mampu mencetak genarasi yang konfiden membawa diri. “Estika menjadi hal yang penting dalam hal apapun, dan kedepannya mampu menggerakan ekonomi kreatif (make up artis dan fashion designer),” tegasnya.

Tambahan harapan dari Emil, “muda-mudahan acara ini membawa manfaat pada ISNU,” ia menegaskan bahwa ingin menggalang kekuatan dari para sarjana untuk membangun bangsa dengan cara-cara kreatif dan tegasnya, “Siapa pun yang menang kalian semua akan tetap jadi pemenang di hati saya.”

Prof.Mas’ud Sa’id mengatakan, “Memiliki kualitas skill dan akademis yang luar biasa, menyebarkan dakwah, Pancasila, rahmatan Lil alamin. Yang terbaik karakter, idealitas akademik, sosial. Duta ISNU adalah duta masyarakat, keramahan, persatuan.”

Puncak acara telah usai dan menghasilkan 8 juara, diantaranya di kategori Putra juara 1 Alfan Salim asal Pasuruan, dan  2 3 4 diisi oleh Moh Riadi, M.Yepta, dan Hardiv Aviri. Kemudian di kategori putri juara 1 Tsuroyya Adibah asal Singosari Malang dan 2 3 4 diisi oleh Wilda al Aluf Arifin, Ridlo Rimba Kumala dan Riyana F. Zahra.

Selain itu terdapat kategori juara umum oleh Tsuroyya Adibah juga, Best Personality oleh Intan Budiana Putri dan Media Social Favorite oleh Agista Ananda Yansri. (Oleh.Shofwan Hadi/Editor.RH.Ula)

Leave a Reply

%d bloggers like this: