Pelajar NU Lowokwaru, Malang Tanggapi Darurat Bullying

Dunia pendidikan tercoreng lagi dengan adanya kasus bullying yang menimpa siswa SMP di Kota Malang akhir ini. Kasus yang berujung dengan diamputasi nya salah satu jari korban ini, menimbulkan reaksi bagi Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Lowokwaru Malang dalam membuat gerakan aktif stop bullying .

Disadari atau tidak bullying merupakan kejahatan yang sangat dekat dengan pelajar saat ini. Banyak diantara mereka yang tidak sadar bahwa itu merupakan kejahatan yang buruk dan mempunyai dampak jangka panjang bagi korban. Maka dari itu, gerakan stop bullying ini akan menjadi isu yang akan terus kami angkat ditengah menurunnya moral anak bangsa. Dengan harapan, IPNU IPPNU sebagai motor organisasi keterpelajaran di lingkungan sekolah pro aktif dalam menekan aksi-aksi bullying disekolah. Aksi ini harus dimulai dari kita sendiri sebagai subjek dilapangan, dengan terus menggaungkan kata ‘stop bullying’ insyAllah menjadi gerakan kolektif untuk mencegah aksi bullying disekolah.

Menurut Gus Mujib Shovy ST selaku ketua tanfidziyah lowokwaru, IPNU IPPNU merupakan organisasi yang mencerminkan akhlak yang mulia dengan membawa spirit islam yang rahmatan lil alamin. Hadirnya PAC IPNU IPPNU Lowokwaru harapanya mampu membawa dampak positif bagi siswa siswi yang ada di lowokwaru terutama dalam akhlak kepada guru, orang tua maupun teman sebaya.

Acara yang dibalut dengan nama Islamic Fun Camp ini, menghadirkan 33 siswa siswi perwakilan MTS, SMP dan SMA Ma’arif se-Lowokwaru sekaligus dihadiri oleh ketua IPPNU kota Malang, Ketua Tanfidziyah MWC NU Lowokwaru dan Ketua Ansor NU Lowokwaru. Dengan mengusung tema “Membentuk Pelajar Nasionalis dengan berlandaskan nilai Ahlusunnah waljamaah an-Nahdliyah” memuat materi yang sangat islami namun juga memberikan wawasan ilmu umum. Selama yang dua hari pada tanggal 8-9 Februari 2020. Peserta diberikan pemahaman tentang Aswaja, Ke-Nuan, IPNU-IPPNU, Ke-Organisasian, Ke-Indonesiaan dan yang terakhir sosialisasi tentang kenakalan remaja. (Oleh: Malik Handika-Ketua PAC IPNU Lowokwaru)

Leave a Reply

%d bloggers like this: