Di Persimpangan Jalan Yang Telah di Tempuh

Di Persimpangan Jalan Yang Telah di Tempuh

Oleh : Fitri Syayidah Elok Faiqoh

 

Kaki, kita melangkah pergi walau berberat hati di kedalaman sunyi

Suara, yang tak pernah menyuarakan gertakan isi hati

Menatap diri dalam cerminan yang tak mampu meneteskan air mata

Maafkan aku wahai diri, terlalu melampaui batas kesanggupan diri

 

Tertengadah kedua tangan membentuk lengkungan

Segala doa-doa aku panjatkan dalam kesedihan yang amat dalam

Kuadukan segala yang kurasakan kepada-Nya sang pencipta kehidupan

Terisak-isak sudah tidak sanggup menahan

 

Di persimpangan jalan yang telah ditempuh

Aku manusia biasa, tidak sanggup tanpa-Nya

Saat malam-malam sunyi mata tak segera terpejam

Dialah yang maha tau segala dari sisi kehidupan manusia biasa ini

 

Aku, memulai percakapan dalam hatiku tentang segala apa-apa

Tentang segala apa-apa yang di ikhtiarkan

Terkadang, menyalahkan apa yang sudah terjadi tidaklah benar

Kesabara dan keikhlasan semoga selalu beriringan

Leave a Reply

%d bloggers like this: