28 Juli 2019 – Pada sambutan pembukaan KONFERWIL GP Ansor Jawa Timur, gus Yaqut sebagai ketua umum GP. ANSOR menyampaikan bahwa Ansor adalah NU masa depan dan Masa depan NU. “masa depan NU diletakan pada kita sebagai kader muda NU, kalo kita tidak benar dalam mengurus Ansor, maka jangan tunggu lama NU itu akan musnah dari muka bumi ini” tambah beliau untuk menguatkan.

Gus Yaqut juga menegaskan bahwa NU didirikan bukan semata-mata untuk mensyiarkan ajaran ahlusunnah wal jamaah melainkan untuk Indonesia. “kalau NU sekedar hanya untuk mendakwahkan ajaran ahlusunnah wal jamaah an-nahdliyah maka muassis tidak perlu repot-repot bikin NU, cukup Tebuireng, denanyar itu sudah cukup” ujar gus Yaqut, beliau menambahkan bahwa jika NU hilang maka Indonesia juga akan hilang dari muka bumi ini.

Dalam sambutan tersebut beliau juga ngatakan bahwa Ansor jawa timur adalah barometer ansor  di seluruh dunia bukan hanya nusantara. “kalo tadi dikatakan se nusantara tidak, kita ini sudah punya cabang di luar negeri, artinya apa ? diseluruh dunia barometernya!” kata beliau menegaskan kembali,

Diakhir sambutan beliau mengingatkan kepada seluruh peserta untuk taat dan patuh pada ikrar yang tadi telah disampaikan oleh KH. Marzuki Mustamar dan juga meminta ketiga calon ketua untuk naik ke panggung, beliau mengingatkan seluruh peserta pentingnya membedakan mana kawan mana lawan, “tiga-tiganya yang berdiri di depan ini semua adalah kawan kita, jangan pernah mendefinisikan ketiganya adalah lawan” tambah beliau untuk mengingatkan bahwa semua calon ketua adalah kawan bukan lawan.

Leave a Reply

%d bloggers like this: