Berita

LAZISNU Banyuwangi Bagikan 1000 Kaca Mata Gratis

Senin, 27 Juni 2022

Pewarta: TIM MSN I Editor: Fani Azfar

Banyak program kejutan yang dihelat oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) kabupaten Banyuwangi, baik dari pengurus PC sendiri hingga Lembaga yang ada di bawah naungan NU Bumi Blambangan.

Apalagi dalam menyambut 100 tahun berdirinya organisasi Islam terbesar di dunia, yakni NU. Mulai dari percepatan sertifikat tanah wakaf, pembangunan Rumah Sakit NU (RSNU) hingga program 100 kampung NU percontohan.

Program 1000 Kacamata Rabun Dekat dan Rabun Jauh

Tak mau ketinggalan, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh NU (Lazisnu) mengadakan program 1000 kacamata rabun dekat dan rabun jauh untuk para Pengasuh Pesantren, Kiai, Guru Ma’arif dan Santri.

“Yang diperiksa 1000 orang terdiri dari Pengasuh Pesantren, Kiai, Guru Ma’arif dan Santri,” kata Ketua LAZISNU Banyuwangi melalui sekretarisnya Muhammad Faishol.

Baca juga: Menumbuhkan Sikap Tawassuth di Era Hasut

Acara yang bertempat di Universitas Bakti Indonesia (UBI) dan Sekolah Tinggi Islam Blambangan (STIB), Sarimulyo, Cluring, Banyuwangi sukses digelar.

“Alhamdulillah berjalan lancar, antusias masyarakat luar biasa. Bahkan banyak yang tidak kebagian, karena banyaknya yang mendaftar,” ujar Faishol, Ahad, (26/6).

Kerjasama antara PC Lazisnu Banyuwangi dengan PC Lazisnu Jatim dan IROPIN Jatim

Selain itu, alumnus Ponpes. Sabilurrosyad Gasek asuhan KH Marzuqi ini mengatakan bahwa program ini adalah buah Kerjasama antara PC Lazisnu Banyuwangi dengan, Pengurus Wilayah (PW) Lazisnu Jawa timur, dan Ikatan Profesi Optometris Indonesia (IROPIN) Jawa Timur.

“Perlu diketahui, acara ini berjalan atas Kerjasama dengan PW Lazisnu Jatim, dan IROPIN Jatim,” ucap Faishol yang juga BPH Aswaja NU Center PCNU Banyuwangi itu.

Baca juga: Lahir dari Keresahan, Santri Hub Luncurkan Gerakan Santri Masuk PTN

Pihaknya juga berharap dengan adanya program ini mampu membawa manfaat berupa fasilitas bagi para kiai dan guru ngaji yang ada di kabupaten berjuluk kota Gandrung ini.

“Harapan kami dengan adanya program ini, LAZISNU bisa terus membawa manfaat kepada masyarakat luas, terkhusus para kiai dan guru ngaji,” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *