Rahasia Kalimat Bismillah
Kawan, kadang kita sering bertanya mengapa ketika hendak memulai sesuatu, kita sering kali dianjurkan mengucap bismillah. Misalnya, hendak makan, menulis kitab, mengerjakan skripsi, dan semua usaha untuk mendapatkan sesuatu yang bernilai baik, pasti dianjurkan untuk memulainya dengan bismillah. Kenapa kok ndak kalimat lain? Sebegitu istimewa kah kalimat ini?
Bismilah memiliki arti ganda
Saat mendengar ustadz pondok ketika maknani kitab, secara umum arti kalimat بسم الله yang sering kita dengar adalah kelawan nyebut asma allah. Padahal kalimat bismillah sebenarnya tidak hanya itu maknanya. Dalam muqadimah kitab Fathul Muin misalnya, Syaikh Ahmad Zainuddin al Malibary berpendapat bahwa kata بسم / الاِسْم dalam kalimat بسم الله الرحمن الرحيم berasal dari kata السُمُو yang berarti العُلُو (luhur). Jadi kalau misal ada ustadz yang mengartikan kalimat بسم الله dengan makna “kelawan keluhuran e allah” tidak ada salahnya juga.
Baca juga: Mengawali Aktivitas dengan Bismillah
Bismillah memiiki banyak makna lembut
Sayid Abu Bakar al Makki bin Muhammad Syatha dalam kifayatul atqiya merinci lebih jelas tentang lafadz bismillah. Menurut beliau lafadz بسم الله tersusun dari Huruf ب berasal dari بهاءالله yang berarti keindahannya Allah, Huruf س berasal dari سناء yang berarti keagungannya Allah, dan Huruf م berasal dari مجدالله yang berarti anugerahnya Allah.
Selain itu, ada juga qoul yang mengatakan bahwa bismillah tersusun dari Huruf ب berasal dari بكاء تائبين yang berarti tangisan orang yang bertaubat, Huruf س berasal dari سهو الغافلين yang berarti lupanya orang lalai dan Huruf م berasal dari مغفرته للمذنبين yang berarti ampunan Allah kepada orang yang melakukan dosa.
Adapun menurut Gus Prof. Nadirsyah Hosen yang beliau kutip dari tafsir ar Razi, huruf ب dalam kalimat bismillah berasal dari kata “al Birr” yang bermakna “dia memberikan karunia kepada orang-orang beriman dengan berbagai macam keistimewaan di dunia dan di akhirat”. Huruf س dalam bismillah berasal dari asma Allah yang maha mendengar (as-sami’). Dia mendengarkan doa makhluk-Nya dari Arsy hingga bumi. Sementara itu huruf م dalam bismillah memiliki makna bahwa semua yang ada di Arsy hingga bumi adalah dibawah kekuasaan-Nya.
Baca juga: Mengetahui Keindahan Al-Qur’an Melalui Lafal “Hamdalah”
Bismillah adalah inti segalanya
Melihat banyaknya makna dalam bismillah tidak heran jika ada yang bilang inti dari Al Fatihah itu berada dalam bismillah. Tidak hanya itu, Sayid Abu Bakar al Makki bin Muhammad Syatha juga merinci makna bismillah hingga terpusat di huruf ب nya. Beliau pernah dawuh:
اودع الله جميع العلوم في الباء اي بي كان ما كان وبي يكون ما يكون فوجود العوالم بي
“Allah menitipkan seluruh ilmunya pada huruf ba, yaitu karena kekuasaan-Ku (bî) wujudlah segala sesuatu yang telah ada, karena kekuasaan-Ku pula terwujud sesuatu yang akan ada, dan adanya alam semesta adalah atas kekuasaan-Ku.”
Bahkan beliau juga berpendapat bahwa huruf ب merupakan huruf yang pertama kali diucapkan manusia. Setelah proses penciptaan manusia selesai, manusia ditanya oleh Allah الست بربكم؟ (bukankah aku ini tuhanmu) lantas manusia menjawab بلى (iya).
Kawan, hari ini kita telah belajar banyak tentang makna yang terkandung dalam bismillah. Dalam kalimat ini, asma Sang Kekasih yang tentu jika kita sering kita sebut dalam sehari-hari, akan dibalas dengan cinta-Nya yang lebih agung. Masih enggankah kau menyertakan bismillah disetiap langkah?
Penulis: M. Rifki Amiruddin



