ArtikelDunia IslamEssayOpini

Menyingkap Sejarah Rasm Utsmani: Tradisi Kaligrafi yang Menginspirasi

Umat Islam mempunyai sumber pedoman hidup yaitu salah satunya adalah kitab suci Al-Qur’an, nah bagaimana pengertian dari Al-Qur’an itu sendiri. Al-Qur’an merupakan kalam atau firman Allah yang turun kepada nabi Muhammad dengan perantara melalui malaikat Jibril secara berangsur-angsur dengan berbahasa Arab dan memiliki keistimewaan tersendiri, yaitu apabila bagi yang membacanya ia akan mendapatkan pahala serta bernilai ibadah. Dalam ornamen penulisan Al-Qur’an terdapat seni kaligrafi yang sangat menarik dan berbagai macam variasi salah satunya yaitu rasm Utsmani. Bagaimana maksud dari rasm Utsmani? Baik dari sejarah maupun pengertian. Simak di bawah ini penjelasannya.

Pengertian Rasm Utsmani

Apa yang itu rasm Utsmani? Rasm Utsmani adalah cara dalam penulisan ayat-ayat Al-Qur’an yang baku atau disepakati ketika masa kodifikasi Al-Qur’an pada era khalifah Utsman bin Affan. Hal ini terjadi karena dulu ketika masa kodifikasi Al-Qur’an ada perbedaan penulisan di antara para sahabat. Sehingga Utsman bin Affan membuat keputusan bahwa dalam kodifikasi mushaf ini penulisannya menggunakan bahasa Arab. Salah satu alasannya karena Al-Qur’an turun dengan bahasa kaum Quraisy, yaitu bahasa Arab.

Rasm Utsmani juga terkenal dengan istilah “Tulisan Utsmaniyah” dalam sejarah Islam. Rasm ini memiliki perkembangan yang signifikan terutama pada masa khalifah Utsman hingga pada saat ini. Karena kaligrafi pada perkembangan zaman ini mempunyai ruang tersendiri dalam sejarah seni Islam, dan juga kaligrafi rasm Utsmani ini bukan hanya bentuk sebuah karya seni yang indah saja. Akan tetapi dalam penulisan rasm Utsmani tersebut mencerminkan bagaimana budaya dan spritualitas dunia Islam.

Ciri dan Karakteristik Rasm

Gaya penulisan rasm Utsmani ini memiliki ciri khas atau karakteristik tersendiri, seperti keindahan geometrisnya, keanggunan bentuk yang indah, dan lain sebagainya. Adapun para ahli kaligrafi dalam menguasai serta mendalami teknik penulisan ini butuh waktu bertahun-tahun. Karena mereka memerlukan keterampilan atau keahlian yang sangat tinggi dalam menguasai pena serta memosisikan tata letak hurufnya.

Banyak juga para ahli kaligrafi yang memandang dalam proses penciptaan karya ini yaitu sebagai sebuah meditasi, karena setiap goresan pena terhubung dengan nilai-nilai maupun dengan ajaran agama Islam. Perkembangan kaligrafi rasm Utsmani pun sudah menyebar ke berbagai bidang seni dan kehidupan sehari-hari dalam kebudayaan Islam, baik dari arsitektur masjid yang terhias dengan hiasan kaligrafi rasm Utsmani dan lain sebagainya.

Baca juga: Evolusi Rasm Utsmani: Dari Sejarah Hingga Penggunaannya Saat Ini

Standarisasi Rasm di Indonesia

Di Indonesia sendiri juga sudah menyepakati atau memutuskan bahwa  rasm Utsmani telah menjadi standar dalam penulisan ayat-ayat Al-Qur’an. Penetapan hal ini oleh para ulama berdasarkan berbagai pertimbangan, baik segi keagamaan, historis, maupun kultural. Di antaranya, alasan pemilihan rasm Utsmani adalah karena gaya penulisan ini merupakan satu bentuk penulisan ayat-ayat Al-Qur’an yang paling terkenal. Hal ini karena kembali ke masa sahabat dahulu dalam historis penetapan mushaf Al-Qur’an. Penulisan ini juga telah mendapat pengakuan secara luas dan mendalam di dunia keislaman.

Adapun dalam keputusan penetapan standarisasi ini bertujuan supaya terdapat keseragaman dan konsistensi dalam penulisan Al-Qur’an di Indonesia. Oleh karena itu, dengan terjadinya penetapan standarisasi penulisan ini terdapat faedah atau manfaatnya bagi umat Islam di Indonesia, yaitu dapat memudahkan pemahaman, pembelajaran dan juga juga penggunaaan ketika membacanya.

Selain itu, terdapat faedan lain penetapan standarisasi Al-Qur’an dengan rasm Utsmani ini, mencegah kesalahan dalam penulisan dan membantu para pengahafal Al-Qur’an dalam menghafalkannya. Karena dalam penulisan gaya Rasm Utsmani mempunyai syakl atau tanda baca yang cukup jelas, sehingga memudahkan dalam membaca serta mengfalnya.

Dengan demikian, penulisan rasm Utsmani ini bukan sekedar jenis huruf, tetapi juga bentuk dari sebuah keindahan, keahlian, maupun juga spiritualitas dalam seni kaligrafi dunia Islam. Gaya atau bentuk penulisan ini sangat berkembang dalam menginspirasi para seniman, desainer seluruh dunia. Karena hal ini menceritakan kisah mendalam tentang bagaimana kekayaan budaya Islam dengan goresan pena yang elegan dan juga penuh makna.

 

Penulis: Wachyu Ambarwati

Editor: Alifa Zainar Naasha

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *