Puasa Tarwiyah Arafah: Pahala Nabi

Pada bulan dzulhijjah ini banyak fadhilah-fadhilah yang akan kita dapatkan jika memperbanyak ibadah dan amalan sholih kepada Allah. Ibadah yang dianjurkan pada bulan ini salah satunya yakni dengan berpuasa. Tentunya, berpuasa di dua hari ini menjadi sangat istemewa di awal sepersupuh Bulan Dzulhijjah, loh! Aamiin.
Dosa-dosa seseorang insyaaAllah akan diampuni jika dia berpuasa di hari ke-delapan (Tarwiyah) dan hari ke-sembilan (Arafah) seperti yang dijelaskan pada hadis berikut.
صوم يوم التروية كفارة سنة وصوم يوم عرفة كفارة سنتين
Artinya, “Puasa hari Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun. Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun,” (HR Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnun Najar).
Dalam penjelasan hadis lain bahwa jika berpuasa pada hari tarwiyah maka akan diberikan pahala seperti pahalanya Nabi Ayyub atas cobaan yang diterima atau yang dijalankannya. Atas kesabaran Nabi Ayyub selama 18 tahun yang tidak dirawat dan ditinggal anak istri sedang ia sedang dalam keadaan sakit parah yang seluruh tubuhnya dihinggapi ulat. Selain itu, ia ditinggalkan dan dibenci kaum-kaumnya. Sebab Kesabaran itulah Allah memberi pahala yang luar biasa.
Kemudian jika seseorang berpuasa pada hari ke 9 Bulan Dzulhijjah (Arafah) maka Allah akan memberi pahala sebagaimana pahalanya yang diberikan ke Nabi Isa. Nabi Isa selama hidupnya belum pernah bahagia, dia belum menikah. Masa mudanya sudah menjadi ahli fatwa di kalangan umat Nasrani, tetapi umatnya malah berbuat jahat dan ingin selalu membunuh Nabi Isa As. Kemudian Allah angkat Nabi Isa yang kelak di akhir zaman akan diturunkan ke bumi untuk menyelamatkan umat manusia. Di samping itu, keutamaan yang lain karena Nabi Isa dilahirkan di hari ke 4 Bulan Dzulhijjah.
Maka dari itu, mari kita gunakan hari-hari yang spesial ini untuk memperbanyak beribadah dan mendekat kepada Allah. Jika belum dapat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, kita gunakan puncak ibadah dengan berpuasa di hari Tarwiyah dan Arafah. Wallahu a’lam.
Penulis: Rifqi Hayyinul Ula
Editor: Putri Nahdliyah Ayu Khumaidah



