Artikel

Mengapa Kiai Jawa Tidak Menganjurkan Menikah di Bulan Muharram Atau Suro?

Sebagian besar  masyarakat Indonesia, khususnya Jawa, jika ingin menggelar acara pernikahan pasti menyiapkan tanggal pernikahan dari jauh-jauh hari. Hal tersebut mereka lakukan agar jangan sampai masuk ke bulan Muharram. Bulan Muharram juga dikenal sebagai bulan Suro, bulan keramat oleh masyarakat jawa. Tidak hanya menikah, di bulan suro atau Muharram ini juga dianjurkan untuk tidak melakukan kegiatan berbau pesta.

Mengapa?

Awal Mula Kisah Terbunuhnya Husein Bin Ali 

Pada suatu hari, Husain bin Ali, diundang untuk datang ke Kufah, Irak oleh warganya. Mereka berjanji akan memberikan dukungan bagi kekuasaanya, menggantikan kakaknya, Hasan bin Ali bin Abi Thalib yang wafat karena diracun. Beberapa orang sahabat menyarankan agar Husein tidak berangkat ke sana. Ada pengalaman bahwa tidak semua orang Kufah jujur.

Abdullah bin Zubair mengatakan kepada Husein :

أين تذهب؟! تذهب إلى قوم قتلوا أباك وطعنوا أخاك. لا تذهب فأبى الحسين إلا أن يخرج.

“Akan kemanakah, kau Husein?, Apakah kau akan pergi menemui kaum yang telah membunuh ayahmu dan menikam kakakmu; Hasan? Urungkan keinginanmu untuk pergi ke sana”.

Ibn Abbas juga menyampaikan nasehat agar Husein mengurungkan kepergiannya ke Irak. Namun, Husein tetap berangkat kesana.

Di padang karbala, beberapa kilometer dari Kufah tentara Yazid bin Muawiyah yang berjumlah 3000 tentara, di bawah panglima Ubaidillah bin Ziyad, segera menghadangnya. Ubaidillah mengajukan tawaran agar Husein tunduk kepada Yazid bin Mu’awiyah. Husein menolak. Ia tidak mau mengakui kekuasaan Yazid yang tidak sah. Dia dan ayahnya telah merampas kekuasaan ayahnya, yaitu Ali bin Abi Thalib. Maka perang tak sebanding berlangsung sengit. Kepala Husein dipisahkan dari tubuhnya, lalu dibawa ke Damaskus, dan diserahkan kepada Yazid, kemudian diperlihatkan di di Kufah dan Syam dan rombongnnya yang masih hidup dijadikan tawanan oleh tentara Khilafah.

Baca Juga: Tolok Ukur Keharmonis-Langgengan Perkawinan Dalam Rumah Tangga

Kesimpulan

Begitulah kekejaman yang dilakukan oleh Khalifah Yazid bin Muawiyah terhadap sayyidina Husain bin Ali dan keluarganya. Hari itu adalah hari duka, dimana masyarakat Islam berkabung atas kematian Sayyidina Husain bin Ali. Itulah yang terjadi sehingga bulan Asy-suro atau Muharram merupakan bulan kesedihan bagi umat Islam.

Penulis: Dina Surya Mega

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *