Niat Puasa Ramadhan
Pada bulan ramadhan, umat Islam menunaikan kewajibannya yang tercantum dalam rukun Islam ke 4. Tentu saja dalam menunaikan ibadah apapun, terlebih ibadah wajib perlu diawali dengan niat. Sebagimana hukum niat puasa adalah wajib maka apabila tanpa niat, puasa yang dijalankan menjadi tidak sah.
Apakah wajib menentukan niat?
Dalam menentukan niat puasa, terdapat perbedaan antara 4 imam madzhab. Imam Malik, Imam Syafi’i, dan Imam Ahmad berpendapat bahwa menentukan niat itu wajib (Menentukan apakah puasa yang akan dilakukan puasa wajib atau puasa sunnah).
Sedangkan Imam Hanafi berpendapat bahwa menentukan niat itu tidak wajib, cukup niat puasa secara umum saja. Namun jika ingin menentukan niat antara puasa wajib dan sunnah itu diperbolehkan.
Kapan waktu niat dilaksanakan ?
Dalam melafalkan niat pun terdapat perbedaan pendapat antara Ulama Fiqih. Imam Malik, Imam Syafii, dan Imam Ahmad berpendapat bahwa waktu niat untuk melaksanakan puasa romadhon itu antara terbenamnya matahari sampai terbitnya fajar kedua, atau bisa disebut dari maghrib sampai sebelum subuh.
Baca juga: Tiga Fase di Bulan Ramadhan Beserta Amalan yang Dianjurkan
Adapun untuk Imam Hanafi, beliau berpendapat niat puasa boleh dilakukan di malam hari. Argumen ini di kuatkan dengan Hadis Rasulullah SAW. Berikut,
“Sesungguhnya niat (puasa) adalah pada malam hari, barangsiapa yang berbuka sebelum meniatkan (puasa) pada malam hari, maka tidak ada puasa baginya.” (HR. Ibnu Hibban).
Lafal Niat Puasa
Pelafalan niat dapat menggunakan berbagai bahasa, baik itu bahasa Arab, bahasa Indonesia atau bahasa daerah lainnya. Lafal niat yang umum di gunakan dalam bahasa arab ialah sebagai berikut :
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Artinya: “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”
Niat puasa ramadhan hendaknya diperbaharui setiap malamnya sepanjang bulan suci ramadhan, hal ini karena pada bulan ramadhan tidak diperkenankan puasa sunnah atau puasa lainnya selain puasa wajib.
Namun sebagai bentuk kehati-hatian, jika terdapat hal yang menyebabkan lupa memperbaharui niat dapat mengambil pendapat imam malik, bahwasanya niat puasa cukup dilafalkan pada malam pertama bulan ramadhan.
Baca juga: Kultum Ramadhan: Cara Melatih Anak Berpuasa
Berikut merupakan niat puasa ramadhan satu bulan :
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Artinya: “Aku niat berpuasa di sepanjang Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah.”
Demikian penjelasan mengenai niat puasa bulan ramadhan. Semoga Allah senantiasa melimpahkan berkah pada bulan yang penuh mulia ini.
Penulis: Eva Nurfadhilah
Editor: Fani Azfar



