Artikel

Penghujung Bulan Rajab: Ajang yang Tepat Untuk Muhasabah Diri Bersama Keluarga

Bulan Rajab sudah hampir berlalu, dan Bulan Suci Ramadhan tinggal menghitung hari. Sebagai seorang muslim yang taat, ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk menyambut bulan suci ini, salah satunya adalah dengan muhasabah diri.

Dalam konteks kehidupan modern, muhasabah dapat diartikan sebagai evaluasi diri. Evaluasi diri ini perlu dilakukan untuk menjaga diri dan capaian kita tetap pada jalur yang baik dan sesuai dengan niat awal kita ketika melakukan suatu hal.

Menjalani aktivitas dalam rangka meraih capaian-capaian dan target yang sudah ditetapkan,  sangat perlu disertai dengan evaluasi diri. Beraktivitas dengan hanya menambah target, mengerjakan satu dan lain hal secara terus menerus tanpa adanya refleksi atau mencatat setiap pekerjaan kita dapat membuat kita hilang arah.

Muhasabah dapat dilakukan dengan tracking tahapan-tahapan apa saja yang sudah dilalui, kekurangan apa yang harus diperbaiki, kelebihan apa yang harus terus dikembangkan, sudah sesuaikah hal yang dilakukan dengan niat awal dan jalur impian yang diharapkan sebelumnya.

Baca juga: Refleksi di Bulan Rajab

Muhasabah Bermuara pada Work Life Balance

Rasulullah banyak mencontohkan cara-cara bermuhasabah dalam kesehariannya. Sebagai manusia paling bertaqwa dan paling dekat dengan Allah tidak lantas membuat beliau hanya mengisi hidupnya dengan beribadah sepanjang hayat. Beliau berpuasa, tapi juga berbuka. Beliau sholat malam tapi juga istirahat. Beliau beribadah tapi juga tetap menyisihkan waktu untuk keluarganya.

Dalam khotbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Adi Hidayat dalam beberapa pekan yang lalu, beliau menerangkan bahwa Nabi mengajarkan “Tata hidupmu, arahkan capaianmu, pasang targetmu, bersamaan dengan itu evaluasi dirimu. Jangan kau bebankan dirimu dengan beban yang terlampau berat sehingga dengan itu tidak tercapai tujuan, tapi lelah yang didapatkan.”

Muhasabah bukan hanya sebuah tuntunan Islam, tapi juga dapat menjadi sebuah jalan keluar untuk dapat menata kembali setiap proses dan langkah hidup yang telah dilakukan. Lakukan evaluasi untuk dirimu agar tercapai kehidupan yang lebih tertata dan seimbang.

Ajak Keluarga untuk Bermuhasabah Bersama

Bermuhasabah bersama seluruh anggota keluarga merupakan hal baik yang perlu untuk dibiasakan. Semua anggota keluarga duduk bersama, saling memberikan refleksi untuk perbaikan dan keharmonisan dalam keluarga merupakan hal yang luar biasa jika bisa dilaksanakan dengan rutin. Tujuan dari bermuhasabah bersama keluarga ini bermuara pada permohonan ampun kepada Allah untuk setiap hal yang telah dilakukan.

Allah berfirman dalam Kalam-Nya, “Ada orang yang akan ditempatkan di Taman Surga dan sekarang mereka sedang berada di Bumi. Di antara mereka adalah keluarga yang senang berevaluasi diri untuk meningkatkan keadaan rumah tangga lebih baik, dunia dan akhiratnya.”

Persiapkan diri untuk menghadapi bulan Ramadhan dengan berevaluasi diri. Menyambut bulan yang suci dengan pribadi yang siap untuk beribadah dan berserah diri pada Allah. Pribadi yang sudah berevaluasi diri dalam jalan tidak melakukan segala bentuk kedzaliman, baik kepada dirinya sendiri maupun orang lain.

Penulis: Putri Malinda Nurul Faizah

Editor: Musa Al Kahfi

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *