Acara Halal Bi Halal Bersama Syaikh Fauzy Saed Muhammady Haekal Dari Mesir

Tepat pada hari Jum’at, 26 April 2024, Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Lubabul Fattah yang berlokasi di Dsn. Mekarsari, Ds. Tunggulsari, Kec. Kedungwaru, Kab. Tulungagung mengadakan acara Halal Bi Halal dengan mendatangkan seorang ulama dari mesir yang bernama Syaikh Fauzy Saed Muhammady Haekal.
Beliau merupakan pakar al-Qur’an dan Ilmu Qiro’at dari Mesir. Beliau sedang melakukan kunjungan selama satu bulan dan berkesempatan mengisi tausiyah pada acara Halal Bi Halal tersebut. Dalam tausiyahnya beliau, telah diterjemahkan oleh Prof. Dr. H. kojin, M.A. dari Tulungagung sekaligus dosen UIN SATU Tulungagung pada prodi Pendidikan bahasa arab.
Isi Tausiyah
Tausiyah beliau sangat tidak jauh dari pembahasan al-Qur’an. Beliau mengatakan bahwa orang yang berusaha mahir membaca al-Qur’an atau orang yang masih tertatih-tatih dalam membaca al-Qur’an, mereka akan mendapatkan dua pahala yaitu yang pertama adalah pahala dari tertatihnya dalam membaca al-Qur’an dan pahala kedua yaitu pahala sabar dan bersungguh-sungguh dalam mempelajari al-Qur’an.
Beliau juga mengatakan bahwa dzikir yang paling baik adalah membaca al-Qur’an, disamping itu kalimat yang paling utama adalah kalimat Laa ilaha illallah dan kalimat tersebut sudah ada sejak sebelum Rasulullah Saw diutus. Dalam tausiyahnya, beliau juga memotivasi agar selalu membaca al-Qur’an, karena derajat seseorang ditentukan dari seberapa banyak dia membaca al-Qur’an dan sampai pada ayat mana seseorang tersebut membaca al-Qur’an.
Baca juga: PC IPNU IPPNU Kabupaten Sukoharjo Gelar Ziarah dan Halal bi Halal
Bahkan kelak tingkatan penghuni surga pun juga ditentukan dari ayat al-Qur’an yang dibaca. Bahkan beliau juga menasehati kepada anak-anak, bahwa rajinlah membaca al-Qur’an hingga pandai. Kelak nanti orang tuanya akan mendapatkan kehormatan dari Allah. Kehormatan tersebut berupa dipakaikannya pakaian dari sutera kepada orang tua yang berhasil mendidik anaknya untuk rajin serta mahir membaca al-Qur’an, karena sebaik-baiknya seseorang adalah yang belajar al-Qur’an dan kemudian mengajarkannya.

Doa dan Ijazah
Yang terakhir, syaikh mendo’akan kepada semua jama’ah maupun para santri yang hadir dalam acara Halal Bi Halal tersebut agar kita semua termasuk dari golongan ahli al-Qur’an. Kemudian beliau megijazahkan surah al-Fatihah kepada kita semua yang mana beliau membaca surah al-Fatihah dan kemudian diikuti oleh para jama’ah. Tata cara beliau membaca al-Fatihah adalah satu harakat, dua harakat, dan tiga harakat dimana nanti diulang tiga kali dalam satu ayat.
Kemudian, ketika nanti syaikh mengatakan “ajastukum” maka semua santri mengucapkan “qabilna”. Dalam tausiyahnya beliau mengatakan bahwa surah al-Fatihah merupakan asy-Syifa atau obat, maka kita sangat dianjurkan untuk sering membacanya. Hal tersebut juga bagian dari sunnah Rasulullah, karena Rasul sendiri menyarankan kepada kita apabila ingin meruqyah, maka meruqyalah dengan surah al-Fatihah.
Baca juga: Keutamaan Shalat di Hotel Sekitar Masjidil Haram dan Kota Makkah
Nasihat Beliau Kepada Para Orang Tua
Beliau juga memberikan nasehat-nasehat kepada kita semua. Terutama kepada para orang tua agar senantiasa berbuat baik kepada anaknya dan dianjurkan untuk selalu bersabar dalam mendidik anak-anaknya. Sebagai orang tua jangan hanya menyuruh anak melakukan sesuatu tanpa memberi contoh yang baik kepada anak tersebut. Serta jangan sampai ada kata-kata buruk yang keluar dari mulut orang tua yang ditujukan kepada anaknya. Karena pada hakikatnya, perkataan adalah do’a dan do’a orang tua adalah mustajab disisi Allah. Demikian nasehat serta ijazah dari Syaikh. Kemudian ditutup dengan membaca do’a bersama yang dipimpin oleh Syaikh Fauzy Saed Muhammady Haekal sendiri.
Penulis: Elva Khoirun Naza dan Wahidatul Nikmah
Editor : Ahmad AY



