BeritaDaerahNasional

Klarifikasi Ketua PWNU Jawa Timur terkait Polemik Muktamar 34

Penulis: Nabiel Muntaha Alfikri/Editor: Putri Nahdliyah Ayu Khumaidah

Nur Cholis Menyebut KH. Marzuki Mustamar Mengalami Intimidasi

Ketua Gawagis Penjaga Nahdlatul Ulama Jawa Timur, Nur Cholis menyebutkan bahwa KH. Marzuki Mustamar selaku Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur mengalami intimidasi dalam pengusungan Gus Yahya sebagai Calon Ketua Umum PBNU.

Perkataan Nur tersebut tidak sepenuhnya benar. Pasalnya, jauh sebelum Nur membuat pernyataan tersebut, Kiai Marzuki dalam saluran Youtube-nya menegaskan bahwa PWNU Jawa Timur telah sepakat untuk memberikan dukungan secara legal dan sesuai dengan tertib keorganisasian kepada salah satu calon.

Tegas untuk NU

Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Malang ini juga menegaskan bahwa bersatunya NU merupakan prioritas yang ia kedepankan untuk saat ini.

Baca Juga: Santri Pedia Indonesia Gelar Festival Bahasa Arab 2021

“Tenangnya NU, bersatunya NU, bagi kami hal tersebut berada di atas segalanya. Ibarat menjadi sebutir debu pun, kami tidak masalah dan kami tidak jadi apa-apa juga tidak masalah, asalkan NU tetap selamat, tetap utuh, dan terhindar dari kegaduhan serta perpecahan.” ucap Kiai Marzuki

Untuk masalah siapa ra’is dan ketua yang terpilih, Kiai Marzuki yakin bahwa NU merupakan gudangnya para kader dan kiai yang cakap. Siapapun yang terpilih, hal tersebut merupakan yang terbaik. Beliau tidak khawatir siapapun yang terpilih asalkan proses pemilihan berjalan secara sportif dan fair.

Baca juga: NU Jatim: Kiai Miftach-Gus Yahya Punya Visi Menarik

Mengenai adanya deklarasi dukungan kepada dirinya, Dosen Bahasa dan Sastra Arab UIN Malang ini menanggapinya dengan santai. Beliau membalas deklarasi dan dukungan yang telah diberikan oleh sekelompok masyarakat kepada dirinya dengan ucapan terima kasih serta berharap niat baik mereka mendapat balasan yang lebih dari Allah Swt.

“Terima kasih atas deklarasi yang telah diberikan kepada kami dan semoga mereka dibalas oleh Allah Swt. Kami tak mungkin merespon dukungan tersebut yang sekiranya dapat menimbulkan kegaduhan.” lanjut Kiai Marzuki.

Hal tersebut tidak akan beliau lakukan. Perkara nanti ia terpilih menjadi calon maupun tidak, ia akan menyampaikan sikapnya nanti.

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *