Blitar, 7 Juli 2024 – M. Mahmud Muwafiq resmi terpilih sebagai koordinator baru GUSDURian Kabupaten Blitar dalam acara Komunitas Meeting yang berlangsung di Ponpes Darurroja’, Selokajang, Kabupaten Blitar. Acara ini turut dihadiri oleh koordinator sebelumnya. Penggerak senior GUSDURian Kabupaten Blitar, Masrukin dan Masruroh selaku Koordinator GUSDURian Jawa Timur, serta Laila Fajrin Rauf selaku Tim Sekretaris Nasional Jaringan GUSDURian. Beberapa peserta juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Masrukin menekankan pentingnya menjaga jejaring dan kolaborasi aktif untuk mewujudkan visi bersama. Langkah ini diambil untuk menjawab tuntutan zaman yang semakin kompleks, dengan menjaga sembilan nilai utama Gus Dur dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari.
Pertemuan di Pondok Pesantren yang diasuh oleh Muhammad Ali Syaifulloh ini juga menjadi platform diskusi tentang isu-isu terkini di Kabupaten Blitar yang ternyata masih memiliki banyak pekerjaan rumah (PR). Misalnya permasalahan tentang ekologi, tiga dosa besar pendidikan, penguatan demokasi dan beberapa lainnya.
Baca juga: PBNU Dorong Konten Moderat Terus Warnai Masjid Perkotaan
Mengingat masih banyaknya PR yang harus digarap, maka dirasa penting untuk melakukan penyegaran GUSDURian Kabupaten Blitar. Hal ini dilakukan dengan mendiskusikan kembali visi dan juga model kanvas komunitas yang didasarkan pada kondisi terkini dan sembilan nilai utama Gus Dur.

“Harapannya, GUSDURian Kabupaten Blitar kedepan bisa mengimplementasikan visi dengan baik dan menjadi komunitas yang memberikan pengaruh positif di masyarakat. Output yang diharapkan adalah masyarakat senantiasa sholeh spiritual dan sholeh sosial serta mampu memenuhi tuntutan zaman”, tutur Muwafiq.
Baca juga: Aku, Preman, dan Kalimat Tauhid
Dia juga berharap rekan-rekan yang tergabung dalam penggerak komunitas GUSDURian dapat bekerjasama untuk menjalankan program-program yang telah didiskusikan sebelumnya.
“Gus Dur sudah meneladankan, saatnya kita melanjutkan”
Penulis: Eliza Fitri Kamaliya
Editor : Ahmad AY



