Uncategorized

Sang Panutan

“SANG PANUTAN”

Oleh : Muhammad fathurrozaq

Seorang Ibu menangis haru,

Si mungil lahir pada dunia baru,

Seorang ayah tertegun bintang,

Pendekar rakyat telah dating.

 

Setengah abad telah berlalu,

Menempa mental  seorang guru,

Pada desa dan angon ternak

Pemimpin majasi telah tercetak.

 

Beliau tumbuh dengan sederhana,

Tanpa tergerus nodanya masa,

Sarung dan peci ialah harga diri,

Ilmu dan amal adalah senjata sejati.

 

Beliau lebih berwarna dari ragamnya bahr dalam ilmu arrudh,

Beliau lebih indah dari rentetan bait syair dalam balaghoh,

Beliau adalah kitab itu sendiri,

Seorang pemimpin hakiki bagi kami.

 

Terimakasih guru.

Pada kesabaran seluas samudra,

Pada keteguhan setegak menara,

Pada keikhlasan setinggi arsy,

Untuk kami seorang santri.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *