
Pewarta: Eliza Fitri Kamaliya I Editor: Putri Nahdliyah Ayu Khumaidah
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPPNU) Kecamatan Wonodadi gelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw. dan harlah NU ke-99 pada 28 Februari 2022. Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 ini dihadiri oleh Pengurus PAC IPNU IPPNU Kecamatan Wonodadi, Pimpinan Ranting (PR) IPNU IPPNU se-Kecamatan Wonodadi dan para tamu undangan. Kegiatan ini bertempat di Masjid Jami’ Baitul Qudus, Bakalan, Wonodadi, Blitar dengan mauidhoh hasanah oleh Drs. H. Nur Huda dari LDNU Kecamatan Wonodadi.
Gelar Peringatan Isra’ Mi’raj dan Harlah NU ke-99
Pada kegiatan pertama dengan pra acara yaitu sholawat oleh Ashabul Kahfi. Selanjutnya oleh pembawa acara, Anis Nurfadilah dan pembacaan tahlil oleh Kyai Imam Mujri.
Ketua pelaksana kegiatan, Rekan Bahrudin menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw. dan hari lahir Nahdlatul Ulama’ke-99. “Semoga kita semua selalu memiliki semangat khidmat dan semoga beliau, Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari mengakui kita sebagai santri”, tambahnya.
“Ini merupakan acara perdana tatap muka untuk IPNU IPPNU di Kecamatan Wonodadi, budayakanlah kaderisasi berkelanjutan, artinya setelah IPNU kemudian khidmat di Ansor kemudian ke NU, begitu juga IPPNU, yang setelahnya khidmat ke Fatayat yang kemudian ke Muslimat.”, ungkap Rekan Aufiya’ Okta Sururi dalam sambutannya.
Baca juga: Hikmah Sesuap Nasi
Ketua MWC NU Wonodadi, Hadi Priyanto M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa ada 3 hal yang perlu menjadi poin penting, yakni ketika belajar, berjuang, bertaqwa yaitu 1) niat yang ikhlas, 2) harus penuh antusias, 3) tidak mudah merasa puas. “Tidak hanya bertambah kader. Datang membicarakan konsep, pulang bisa melaksanakan konsep”, pungkasnya.
“Berjuang zaman sekarang dan zaman Nabi dahulu sangatlah berbeda, sehingga ketika kita hidup di Wonodadi, menghirup dan memakan hasil tanah Wonodadi kita harus cinta dengan Wonodadi, dalam arti luasnya adalah cinta tanah air”, tambah Drs. H. Nur Huda dalam sesi penyampaian materi.



