ArtikelDunia Islam

Dimanakah Letak Kecantikan yang Sesungguhnya?

Penulis: Dina Surya Mega I Editor: Putri Nahdliyah Ayu Khumaidah

Kecantikan selalu dirumuskan dengan wanita yang memiliki kulit putih, tubuh ramping, bibir kecil dan merah, hidung mancung, mata berbinar dan modis dalam berpakaian. Sehingga, dari rumus itu kemudian para wanita berlomba-lomba mempercantik fisik. Pakai lipstik agar bibir tidak pucat, pakai bedak agar noda di wajah tersamarkan, pakai celak agar mata tampak indah, pakai aksesoris untuk menunjang penampilan. Tentu, hal itu tidak salah, karena wanita memang memiliki fitrah menyukai kecantikan dan keindahan. Namun kadang, kita salah memaknai kecantikan yang sebenarnya. Banyak dari kita beranggapan bahwa cantik dan indah hanya bertumpu pada keindahan fisik dan lahiriah. Padahal, Cantik tidak hanya soal keindahan fisik yang menjadi sebab mata pemandang tertegun.

Apa Definisi Cantik Yang Sesungguhnya Dan Bagaimana Standar Kecantikan Menurut Rosulullah?

Cantik adalah soal keanggunan, keindahan dan keelokan. Cantik yang sesungguhnya datang dari hati dan akhlak, yang mana tercermin dalam tingkah laku dan perbuatan yang terpuji. Misalnya sopan dalam bertutur, pandai menjaga hati orang lain, memiliki etika yang baik, hebat kontribusinya, luas pengetahuan ilmunya, dahsyat prestasinya, serta hal-hal terpuji lainnya.

Kekasih Allah, Nabi Muhammad bersabda, yang artinya: “Sesungguhnya Allah tidak melihat pada rupamu dan hartamu, tetapi Dia melihat amal perbuataanmu dan hatimu”. (HR. Ibnu Majah).

Dari hadist tersebut dapat kita ketahui bahwa kekayaan dan fisik bukanlah standar kecantikan, tetapi kebaikan hati dan kemuliaan akhlaklah yang menjadi standar kecantikan seseorang.

Baca Juga: Kenali Dirimu, Cintai Penciptamu

Siapakah Wanita Tercantik Menurut Al-Qur’an?

Menilik dari penjelasan di atas, lantas siapakah wanita yang pantas mendapatkan gelar wanita tercantik?

Wanita tercantik sesungguhnya adalah wanita yang memancarkan aura keanggunan, keramahan, kesejukan, dan kenyamanan bagi setiap orang yang bergaul dengannya. Tentunya dengan tetap berpegang teguh terhadap apa yang menjadi prinsipnya sehingga ia tidak akan terjerumus kepada pergaulan yang buruk.

Lalu, Bagaimanakah Agar Aura Kecantikan Kita Terpancar?

Aura kecantikan dalam diri seseorang akan terpancar dengan sendirinya ketika ia selalu berupaya untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat ke sekitarnya, selalu berprasangka baik, berpikir positif, serta melakukan hal-hal yang berlandaskan dengan niat yang tulus untuk mendapatkan ridho Allah.

Baca Juga: Kecantikan dalam Islam

Harapku, semoga pembaca tidak lagi insecur hanya karena soal fisik, karena yang terpenting adalah kualitas diri. mari berbenah, terus memperbaiki diri dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Semoga kita semua mendapatkan ridho Allah dalam segala hal yang kita lakukan. Aamiin

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *