ArtikelOpini

Membangun Karakter Sopan Santun Siswa Melalui Pembelajaran Akidah Akhlak

Pendidikan karakter merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan karena bisa mencerdaskan, menambah kecakapan dan kemampuan siswa. Proses pendidikan karakter bisa terlaksana dengan adanya dukungan dari lingkungan sekitarnya, baik di sekolah maupun di rumah.

Menanamkan pendidikan karakter bukan hanya melalui proses transfer ilmu tetapi juga dengan bimbingan, pembiasaan dan keteladanan dari lingkungan sekitar. Pendidikan karakter sopan santun ini bisa di implementasikan pada pembelajaran Akidah Akhlak. Pengimplementasiannya bisa dengan cara memasukkan nilai-nilai karakter itu dalam kegiatan proses belajar mengajar melalui pembiasaan, penanaman nilai dan keteladanan yang dilakukan secara langsung saat pembelajaran.

Dalam membangun karakter, seorang pengajar bisa melakukannya dimanapun dan kapanpun. Pada zaman sekarang, kebudayaan dapat berubah-ubah karena dampak dari faktor eksternal yang masuk dan hal itu membuat nilai karakter yang menjadi budaya ini perlahan menghilang. Maka sangat penting untuk menanamkan sopan santun pada setiap anak melalui pembelajaran Akidah Akhlak. Hal ini sangat berperan dalam membangun karakter seorang anak agar menjadi lebih baik dan memiliki adab yang baik.

Pengertian Karakter

Karakter adalah cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas dari setiap individu untuk hidup dan bekerja sama. Baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

Menurut Muslich, karakter adalah nilai dari perbuatan manusia yang memiliki hubungan dengan Tuhan, diri sendiri, antar sesama, pikiran, perasaan, perkataan, lingkungan dan perilaku yang didasari oleh tata krama, budaya, norma, agama, hukum dan adat istiadat.

Sementara pendidikan karakter adalah pendidikan budi bekerti yang melibatkan aspek pengetahuan (kognitif), perasaan ( feeling) dan tindakan (action). Tanpa tiga hal tersebut, pendidikan karakter tidak akan efektif [1].

Pengertian Pembelajaran Akidah Akhlak

Pembelajaran Akidah Akhlak adalah kegiatan pembelajaran yang di dalamnya berisi tentang bagaimana pentingnya akidah akhlak dalam pendidikan islam yang bertujuan untuk membentuk karakter dan moral yang baik pada setiap individu [2].

Sopan santun yang harus dibiasakan pada peserta didik meliputi:

  • Sopan santun terhadap orang tua.

Karakteristik utama dari seorang muslim adalah berperilaku baik kepada orang tua karena orang tua adalah orang yang paling penting dalam kehidupan setiap manusia. Selain itu, berperilaku baik pada orang tua termasuk perintah dalam islam. Adapun sopan santun kepada orang tua bisa kita lakukan dengan cara :

  1. Tidak berbicara kasar kepada orang tua.
  2. Menghormati orang tua.
  3. Berbahasa yang lembut dan sopan kepada orang tua.
  4. Tidak membantah perintah dari orang tua.
  5. Selalu izin apabila mau pergi.
  6. Tidak membentak orang tua.
  • Sopan santun terhadap guru

Sopan santun terhadap guru bisa kita lakukan dengan cara sebagai berikut :

  1. Selalu menghormati guru sebagaimana menghormati orangtua, karena guru adalah orangtua kedua setelah orangtua kandung.
  2. Duduk dengan sopan dan berbicara dengan penuh hormat.
  3. Tidak memutus penjelasan guru apabila sedang menjelaskan atau sedang berbicara. Tunggu sampai guru selesai lalu angkat tangan dan meminta izin untuk berbicara.
  4. Tidak duduk di tempat duduk guru.
  • Tata krama atau sopan santun dalam keluarga

Tata krama atau sopan santun dalam keluarga merupakan hal yang sangat penting untuk selalu kita terapkan karena dalam masa kehidupan pasti akan lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga. Contoh sopan santun dalam keluarga diantaranya adalah:

  1. Memuliakan kedua orang tua, saudara, kakek, enek, paman, bibi dan keluarga yang lainnya.
  2. Memuliakan siapa saja yang lebih tua dan mengasihi yang lebih muda.
  3. Sering mengunjungi kerabat dan berbuat baik pada keluarga [3].

Kesimpulan

Dari pemaparan materi tersebut, maka bisa kita ambil kesimpulan bahwa :

  1. Karakter adalah cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas dari setiap individu untuk hidup dan bekerja sama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Sopan santun diartikan sebagai perilaku seseorang yang menjunjung tinggi nilai-nilai saling menghormati, menghargai, dan berakhlak mulia.
  2. Pembelajaran Akidah Akhlak adalah kegiatan pembelajaran yang berisi tentang bagaimana pentingnya akidah akhlak dalam pendidikan islam. Pembelajaran Akidah Akhlak bertujuan untuk membangun karakter dan moral  baik pada setiap individu.
  3. Pendidikan karakter sopan santun bisa kita implementasikan ke dalam mata pelajaran Akidah Akhlak dengan cara memasukkan nilai-nilai karakter melalui pembiasaan, penanaman nilai dan penerapan keteladanan.

Referensi

[1] Norina Wasriyani, Universitas Islam, and Negeri Antasari, “Pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah Inayatushshibyan 2 Kota Banjarmasin” 10, no. 2 (2023): 92–104.

[2] Fernanda Rahmadika Putra, Ali Imron, and Djum Djum Noor Benty, “Implementasi Pendidikan Karakter Sopan Santun Melalui Pembelajaran Akidah Akhlak,” Jurnal Administrasi Dan Manajemen Pendidikan 3, no. 3 (2020): 182–91, https://doi.org/10.17977/um027v3i22020p182.

[3] Mar’atul Zulva, “Implementasi Pendidikan Karakter Sopan Santun Melalui Pembelajaran Aqidah Akhlak (Studi Kasus Siswa Kelas IV MI Ma’arif Cekok Babadan Ponorogo),” Skripsi 9, no. 5 (2018): 23.

Penulis: Anisatun Adilah

Editor: Dina Surya Mega

Baca Juga: Silaturahmi Menguatkan Ukhuwah di Tahun Baru Islam

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *