Fir’aun Bukan Manusia Yang Paling Buruk?
Seluruh umat muslim mengetahui bahwa fir’aun merupakan seorang penguasa yang zalim dan sombong. Disebutkan dalam Al Qur’an surat an-Nazi’at (79) ayat 24:
فَقَالَ اَنَا۠ رَبُّكُمُ الْاَعْلٰىۖ
Dia berkata, “Akulah Tuhanmu yang paling tinggi.”
Ayat ini menyebutkan bahwa diantara kezaliman yang dilakukan oleh Fir’aun yakni ketika dia berkata dengan sombong dan angkuh bahwa ia mengaku menjadi Tuhan yang berhak di taati, bukan Tuhan Nabi Musa (Allah Swt.).
Sosok Raja yang Bengis
Selain itu, ia merupakan raja yang tak segan menyiksa siapapun yang menentang keinginan dan perintahnya. Salah satu contohnya adalah istrinya sendiri yakni Aisyah yang disiksa karena beriman kepada Allah Swt. dan menentang kekuasaan Fir’aun.
Akan tetapi, hal yang luar biasa dilakukan oleh Fir’aun ternyata masih ada lagi manusia yang lebih buruk darinya. Siapakah dia?
Dikisahkan dalam kitab Qomiut Tughyan, iblis datang di depan pintu Kerajaan Fir’aun dan mengetuk pintunya. Fir’aun pun berkata, “Siapakah itu?”. Iblis menjawab, “Jika kau memang Tuhan, seharusnya kau tau siapa aku.” Kemudian Iblis masuk dan berkata kepada Fir’aun, “Apakah kamu tahu di dalam bumi terdapat orang yang lebih buruk dari kamu?”. Fir’aun menjawab, “Siapa dia?” Iblis menjawab, “Orang yang dengki, karena dengki itulah aku terjatuh dalam ujian ini.”
Sifat Orang Dengki
Seorang yang dengki ialah orang yang tidak suka melihat orang lain mendapatkan nikmat. Namun, ia senang apabila nikmat orang lain dicabut oleh Allah Swt. Dengki merupakan buah dari dendam yang ditimbulkan dari kemarahan.
Seperti yang kita tahu bahwa iblis diusir dari surga karena mendapatkan laknat dari Allah Swt. Berawal dari dengkinya kepada Nabi Adam AS. yang dijadikan khalifah di bumi oleh Allah Swt., sehingga Iblis membuat Nabi Adam AS. memakan buah khuldi dan berhasil mengusir Nabi Adam AS. dari surga. Hal ini merupakan keberhasilan yang diraih oleh iblis karena dapat menjerumuskan orang yang ia dengki merasakan ujian yang sama.
Diriwayatkan dari Al-Hasan bin Ali dari Rasulullah SAW., beliau bersabda, “Dendam dan dengki dapat memakan pahala amal-amal baik seperti api yang melalap kayu.”
Hak Sesama Muslim
Oleh karena itu, sesama Muslim kita dilarang untuk berbuat dengki terhadap sesama. Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA. bahwa Rasulullah SAW. bersabda,
لاَ تَحَاسَدُوْا، وَلاَتَنَاجَشُوْا، وَلاَ تَبَاغَضُوْا، وَلاَ تَدَابَرُوْا، وَلاَ يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ، وَكُوْنُوْا عِبَادَ اللهِ إِخوَانَاً، الْمُسْلِمُ أَخُوْ الْمُسْلِمِ
”Janganlah kalian saling dengki, melakukan najasy, saling membenci, saling membelakangi dan sebagian dari kalian menjual apa yang dijual saudaranya. Jadilah kalian semua hamba–hamba Allah SWT. yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain.”
Semoga kita semua dijauhkan dari dendam, dengki, serta segala penyakit hati yang dapat menjadikan amal baik kita menjadi sia-sia. Aamiin…
Penulis: Rosyida El Izzah Ma’rufah
Editor: Fani Azfar



