ArtikelDunia Islam

Nuzulul Qur’an: 17 Ramadhan atau Malam Lailatul Qodar

Saat ini kita sudah berada pada dipertengahan bulan Ramadhan. Sudah tidak asing lagi bagi kita dipertengahan bukan ramadhan untuk merayakan salah satu moment besar bagi Umat Islam yakni Nuzulul Qur’an.

Keistimewaan Nuzulul Qur’an

Begitu istimewanya moment tersebut karena pada saat itu Allah Swt. Menurunkan kitab suci yang digadang-gadang sebagai penyempurna kitab-kitab sebelumnya yang telah diturunkan Allah Swt. Terhadap umat terdahulu.

Dengan kitab suci Al Qur’an lah Rasulullah membentuk masyarakat yang dalam masyarakat tersebut terinternalisasi unsur iman, ilmu, hidayah, serta ridho Allah Swt.

Baca juga: Jumlah Rakaat Salat Tarawih: Tradisi dan Perspektif

Kapan Peristiwa Nuzulul Qur’an?

Nah. Mengenai peristiwa Nuzulul Qur’an sendiri, apakah yang kita yakini selama ini benar bahwa Al Qur’an turun pada malam 17 Ramadhan? Padahal dalam Qs. Al Qodr menjelaskan bahwa Al Qur’an diturunkan pada malam Lailatul Qadar, sebagai berikut,

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya:  “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam Qadar.”

Kita tahu bahwa notabenya malam lailatul qadar terjadi pada 10 hari terakhir bulan ramadhan. Hal tersebut sebagaima sabda Nabi SAW. Sebagai berikut.

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: “Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Mana yang Sesuai?

Usut punya usut, maksud dari Nuzulul Qur’an terjadi pada tanggal 17 Romadhon itu diperingati sebagai turunnya Al Qur’an Surah Al Alaq 1-5. Hal tersebut merujuk pada peristiwa ketika Rasulullah SAW. Tengah bertahanus di gua Hira. Umur beliau ketika itu 40 tahun bebarengan ketika diangkat sebagai Nabi/ Rasul.

Adapun mengenai keterangan bahwa Al Qur’an turun pada malam Lailatul Qadar itu merujuk pada keterangan dari Ibnu Abbas.

“Al-Qur’an yang diturunkan pada Lailatul Qadar keseluruhannya, baru kemudian secara berangsur diturunkan kepada Nabi Muhammad saw.” (HR. Ath-Thabrani).

Baca juga: Penjelasan Nuzulul Qur’an Diperingati 17 Ramadhan, Tepat pada Lailatul Qadar?

Berdasarkan keterangan dari Ibnu Abbas tersebut, pada tahap pertama Al Qur’an diturunkan Allah Swt. Secara langsung dari Lauhul Mahfudz ke Baitul Izzah secara langsung, sehingg merujuk pada turunnya Al Qur’an pada Malam Lailatul Qadar.

Adapaun mengenai turunnya Al Qur’an pada tanggal 17 Ramadhan itu merujuk pada peristiwa turunnya Al Qur’an pada tahap kedua yakni dari Baitul Izzah ke Dunia yang terjadi secara berangsur-angsur dimulai dari Qs. Al Alaq ayat 1-5 dan seterusnya berdasarkan konteks peristiwa dan problematika yang terjadi pada umat Rasulullah SAW. ketika itu.

Berdasarkan keterangan di atas, kita jadi tahu terkait dua waktu terjadinya Nuzulul Qur’an yang ternyata bisa dikompromikan dengan baik.

Penulis: Fani Azfar

Editor: Bella Fadhilatus Sanah

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *