Dunia IslamEssayOpini

Orang Tua: Sosok Pemberi Kasih Tanpa Pamrih

Ketika kita melangkah ke dalam dunia ini, satu-satunya kehadiran yang paling utama adalah orang tua. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang memberikan kasih tanpa pamrih sejak awal kehidupan kita. Orang tua tidak hanya memberikan kita kehidupan fisik, tetapi juga menjadi sumber kasih sayang terbesar yang membentuk siapa kita dan bagaimana kita melihat dunia.

Peran Orang Tua

Orang tua adalah sosok terdekat dan yang paling penting dalam kehidupan kita. Mereka adalah orang yang selalu peduli dengan kita, mendukung kita, dan memberikan kasih sayangnya kepada kita. Tak hanya itu, orang tua juga menjadi sosok yang bisa kita jadikan tempat berkeluh kesah.

Orang tua akan selalu memberikan motivasi dan nasihat-nasihat baik untuk kita. Mereka juga yang mengingatkan dikala kita melakukan sebuah kesalahan. Tidak ada yang bisa menggantikan kehadiran orang tua dalam hidup kita. Mereka adalah sumber kasih sayang yang tanpa batas.

Orang tua akan senantiasa siap menjadi garda terdepan dalam setiap situasi dan kondisi yang kita alami. Orang tua yang akan yang selalu mendukung anaknya untuk terus berkembang pada pilihannya. Mereka adalah pendidikan akhlak bagi kita sedari kecil. Dari orang tua juga kita diajarkan arti kehidupan yang sebenarnya.

Keterikatan Anak dan Orang Tua

Zaman sekarang, dimana zaman telah mengalami modernisasi. Perkembangan teknologi yang pesat, memberikan dampak yang besar, mulai dari akhlak anak, lingkungan sekitar hingga pada habbit atau kebiasaan seorang anak. Perkembangan yang sangat pesat ini mendorong perilaku anak terhadap kedua orang tua juga mengalami perubahan. Namun, terkadang kita menganggap hal ini sebagai suatu hal yang wajar.

Terkadang kita lupa akan jasa yang diberikan orang tua kepada kita. Bahkan sebagian dari kita pun terkadang lupa untuk sekedar berterima kasih ataupun meminta maaf kepada mereka. Tak jarang dari kita yang sudah beranjak dewasa mulai sibuk dengan dunia sendiri hingga lupa dengan orang tua. Bahkan banyak dari kita yang jauh dari orang tua terkadang lupa untuk sekedar memberi kabar kepada mereka, dengan alasan sibuk.

Meski demikian, keterikatan hubungan darah antara anak dan orang tua tetaplah menjadi hal yang sakral dan abadi. Hubungan tersebut tidak akan lekang oleh zaman dan tidak putus sebab status. Oleh karena itu, menjadi sebuah kewajiban bagi anak untuk menjalin komunikasi yang baik dan tetap berbakti kepada orang tua dalam kebaikan.

Kewajiban Berbakti Kepada Orang Tua

Padahal, kewajiban dalam menghormati, menyayangi, mencintai kedua orang tua telah tertuang baik di dalam Al-Qur’an, Hadis maupun dalam kitab-kitab kuning sepertihalnya di dalam kitab Ta’lim Muta’alim. Rasulullah SAW, bersabda bahwasanya berbakti kepada kedua orang tua merupakan amalan kedua setelah amalan wajib yaitu shalat (Astutik, 2021).

Diceritakan pula oleh Abdullah bin ‘Amru, bahwasanya beliau berkata; Ada seseorang berkata kepada Nabi Muhammad SAW; “Saya hendak ikut berjihad.” Lalu beliau bersabda: “Apakah kamu masih memiliki kedua orang tua?” Dia pun menjawab; “Ya, masih.” Beliau bersabda: “Berjihadlah dengan berbakti kepada keduanya.” (H.R Muslim).

Baca juga: Khutbah Jumat: 3 Amalan Agar Mendapatkan Rumah di Surga

Sosok orang tua sebagai pahlawan tanpa pamrih menjadi julukan yang telah familiar di telinga kita semua. Ketulusan yang diberikan kedua orang tua kepada buah hatinya, bukan karena semata-semata menyayangi buah hatinya, melainkan karena menjalankan salah satu kewajiban-Nya. Sebab peran orang tua adalah sebagai pendidik anaknya, orang tua sebagai pengayom, dan orang tua sebagai pembimbing (Adelia, 2020).

Hadis Tentang Berbakti Kepada Orang Tua

Dalam tarbiyah yang diajarkan Rasulullah SAW, setiap anak harus dapat menyenangkan kedua orang tuanya. Karena dengan berbakti kepada keduanya, maka ridha Allah SWT akan datang kepadanya. Sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah SAW.

وعَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو – رضي الله عنهما – عَنْ النَّبِيِّ – صلى الله عليه وآله وسلم – قَالَ: «رِضَى الرَّبِّ فِي رِضَى الْوَالِدِ، وَسَخَطُ

الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِد

“Dari ‘Abdullaah bin ‘Amr, dari Nabi Muhammad SAW., beliau bersabda: Ridha Allah terletak pada keridhaan kedua orang tua dan murka Allah terletak pada kemurkaan kedua orang tua”. (H.R. Tirmidzi)

Dalam hadis di atas, jelasalah betapa pentinganya berbakti kepada kedua orang tua. Ketika kita berbakti kepada orang tua maka saat itulah Allah SWT memandang kita dengan pandangan rahmat dan keridhoan-Nya. Artinya, bahwa jika Allah ridha kepada kita maka surga menjadi tempat kita kembali.

Pentingnya Berbakti Kepada Orang Tua

Betapa pentingnya kewajiban seorang anak untuk berbakti kepada kedua orang tua, sampai-sampai Allah SWT memberikan kesempatan kepada anak yang telah ditinggal dari dunia oleh orang tuanya. Yakni dalam hal ini tercantum dalam sabda Nabi Muhammad SAW.

بَيْنَا نَحْنُ عِنْدَ رَسُول الله صلى الله عليه وسلم – إِذَا جَاءَهُ رَجُلٌ مِنْ بَنِي سَلِمَةً فَقَالَ يَا رَسُولَ اللهِ هَلْ بَقِيَ مِنْ بِرَّ أَبَوَى شَيْءٍ أَبَرُّهُمَا بِهِ بَعْدَ مَوْتِهِمَا قَالَ « نَعَمِ الصَّلَاةُ عَلَيْهِمَا وَالْاِسْتِغْفَارُ لَهُمَا وَإِنْفَاذُ عَهْدِهِمَا مِنْ بَعْدِهِمَا وَصِلَةُ الرَّحِمِ الَّتِي لا تُوصَلُ إِلَّا بِهِمَا وَإِكْرَامُ صَدِيقِهِمَا

“Ya Rasulullah, apakah ada kesempatan untuk aku berbakti kepada Ibu Bapakku, setelah keduanya meninggal dunia?. Rasulullah SAW menjawab, “Ya, kamu mendoakan keduaya, memintakan ampun untuk keduanya, menjalankan janji keduanya, menjaga tali kekeluargaan yang tidak terhubung kecuali dengan keduanya dan menghormati teman keduanya”. (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majah dari Malik bin Rabi’ah As-Saidi).

Baca juga: Membangun Karakter Sopan Santun Siswa Melalui Pembelajaran Akidah Akhlak

Dari hadis sudah jelas bahkan ketika orang tua sudah meninggal, kewajiban anak tetap harus menghormati kedua orang tuanya. Sebenarnya masih banyak dari ayat Al-Quran dan Hadis yang mewajibkan seorang anak berbakti kepada kedua orang tua dan larangan untuk durhaka kepada keduanya. Untuk itu sebenarnya tidak ada alasan lagi untuk tidak berbakti kepada kedua orang tua.

Bersyukur atas Kehadiran Orang Tua

Orang tua merupakan sosok pemberi kasih tanpa pamrih. Keduanya berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Sementara itu, sebagai seorang anak wajib menghormati keduanya. Sudah sepatutnya seorang anak harus bersyukur kepada Ibu dan Bapaknya. Sebab tanpa mereka kita tidak akan ada di dunia ini dan bisa bertahan sampai saat ini.

Jadi, sudahkah anda bersyukur saat ini yang orang tuanya masih hidup? Jika bukan orang tuamu yang memberikan kasih tanpa pamrih kepadamu, lantas siapa lagi? Untuk itu, balaslah jasa mereka dan buatlah mereka bahagia akan pengorbananmu dan bangga akan pencapaianmu.

Penulis: Nuril Islamiyah (Penulis adalah mahasiswi UIN Sunan Ampel Surabaya, Fakultas Ushuluddi dan Filsafat, Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sekaligus Mahasantri Al-Jihad Surabaya).

Editor: Bella Fadhilatus Sanah

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *