Bersyukur: Jalan Terindah Dari Sebuah Kehidupan

Di sadari atau tidak, begitu banyak limpahan nikmat yang Allah berikan untuk kita sebagai hamba Allah. Nikmat tak melulu soal materi. Kita bisa berjalan, kita bisa mendengar, kita bisa berbicara, kita punya anggota tubuh yang lengkap juga termasuk kenikmatan dari Allah yang patut kita syukuri.
Bayangkan saja ketika kaki kita tak mampu berjalan, telinga kita tak bisa mendengar, tangan kita lumpuh dan sebagainya bukankah kita merasa bahwa hidup tak lagi indah? Dan seringkali berfikir bahwa takdir menjadikan hidup kita lelucon. Benar bukan?
Baru tak punya uang saja kita sudah mengeluh habis-habisan, mengatakan bahwa tuhan tak adil atas hidup kita. Tuhan tak lagi sayang kita, tuhan menjadikan hidup kita lelucon dan sebagainya. Kita merasa lebih tau atas apa yang terbaik untuk kita. Padahal Allah lebih tahu. Bukankah Allah yang menciptakan kita? Tidak mungkin pencipta tak tahu kebutuhan ciptaannya bukan?
Kita selalu melihat diri kita dan tak mau melihat kebawah. Bukankah ada banyak orang di luar sana yang makan pun tak bisa, tempat tinggal tak ada, pakaian hanya satu pasang, hidup sebatang kara? Tapi, kenapa mereka masih terlihat ceria atas keadaan tersebut?
Mereka bukan tak mengeluh, mereka bukan tak bersedih, karena mereka juga di anugerahkan ego oleh tuhan. Mereka hanya mampu mengatasi segala cobaan hidup yang menimpa, mereka ingin menciptakan bahagianya sendiri. Ya, mereka selalu bersyukur atas apa yang tuhan kasih. Mereka selalu berfikir positif terhadap semua rencana tuhan. Karena mereka percaya, tuhan tak akan memberikan ujian di luar batas kemampuan hambanya.
Bersyukur Itu Apa Sih?
Dalam bahasa Indonesia, bersyukur adalah berterima kasih. Syukur adalah menunjukkan adanya nikmat Allah pada dirinya. Bisa dengan lisan, hati, atau melalui anggota badan, berupa kepatuhan dan ketaatan kepada Allah.
Baca Juga: Bersyukur Itu Kunci Kesuksesan: Tafsir Ayat Syukur
Mengapa Kita Harus Bersyukur?
Allah memerintahkan hambanya untuk bersyukur. syukur adalah ibadah dan sebagai bentuk ketaatan atas perintah Allah. Allah ta’ala berfirman dalam surat Al-baqoroh ayat 152 yang artinya: “Ingatlah kepada-Ku, maka Aku akan mengingat kalian. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah ingkar” (QS. Al-Baqarah: 152).
Allah juga berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 172 yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah” (QS. Al-Baqarah: 172).
Dari ayat di atas dapat di ketahui bahwa bersyukur adalah menjalankan perintah Allah dan enggan bersyukur serta mengingkari nikmat Allah adalah bentuk pembangkangan terhadap Allah. Dengan bersyukur kelak akan mendapatkan banyak manfaat.
Buah Dari Bersykur
Berbicara tentang buah dari bersyukur tentu banyak banget. Namun disini, saya hanya akan menyebutkan salah satu saja. Salah satu buah dari bersyukur adalah mendapatkan nikmat dari Allah. Allah berfirman dalam surat Ibrohim ayat 7 yang artinya: “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.
Pembaca yang Budiman, demikianlah yang dapat saya sampaikan. Semoga artikel ini bisa menjadi ‘pepeling’ untuk semua, termasuk saya sendiri untuk terus bersyukur kepada Allah.
Penulis: Dina Surya Mega
Editor: Putri Nahdliyah Ayu Khumaidah
Baca Juga: Filosofi Ketupat dan Lepet


