BeritaRedaksi

Konferensi Anak Cabang IPNU Kecamatan Pacet: Harapan Pelajar NU Pacet Kepada Nahkoda Baru

Tepat pada hari Selasa, 2 Juli 2024, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan Pacet menggelar Konferensi Anak Cabang (KONFERANCAB) ke-4 di Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU ) Kecamatan Pacet.

Periode 2022-2024 menjadi masa jabatan dari Ketua PAC IPNU Pacet Rekan Deden Syamsu Romli, S.Pd. Banyak hal yang beliau laksanakan baik program maupun gebrakan lainnya selama masa kepemimpinannya. Acara Konferancab ini dihadiri oleh Pengurus PAC IPNU Kecamatan Pacet, Kader, serta anggota IPNU Kecamatan Pacet.

Turut hadir tamu undangan yakni Ust. Khoeru Faruq, S.Pd. (Pembina Ipnu Pacet), Ust. Hasan Nurhuda, M.Pd. (Sekretaris Tanfidziyah MWC NU Pacet), Ketua Muslimat NU Pacet, dan tak luput pula dari Pimpinan Cabang IPNU Kabupaten yang ikut hadir dalam Konferancab ini.

Teruskan Jejak Membentuk Watak

Acara yang bertemakan “Teruskan Jejak Membentuk Watak” diinisiasi oleh panitia konferensi anak cabang, Rekan Randi Kurniawan, S.Pd. selaku Organizing Committee (OC) dalam konferancab kali ini mengatakan konferensi anak cabang ke 4 IPNU Kecamatan Pacet ini dilaksanakan karena pergantian periode dari ketua sebelumnya kepada ketua terpilih nanti.

Sementara 2 calon telah mendaftarkan untuk menjadi ketua IPNU Kecamatan Pacet. Acara yang digelar di Gedung Aula MWC NU Kecamatan Pacet pada 2 Juli 2024 ini dihadiri banyak kader dan anggota IPNU Kecamatan Pacet serta perwakilan dari PC IPNU Kabupaten Bandung untuk mengawal jalannya konferancab PAC IPNU Pacet.

Rekan Deden Syamsu Romli selaku ketua IPNU Periode 2022-2024 menambahkan bahwa konferancab ke-4 sesuai dengan aturan itu mutlak agar para kader bisa diedukasi serta harapan beliau yakni kader dan pelajar NU harus berkualitas dan tak boleh termakan zaman.

“Alhamdulillah saya sangat bangga sekali konferancab ke-4 ini terlaksana, saya sudah melaksanakan jabatan selama 2 tahun ini. Keilmuan dalam organisasi ini telah diamalkan sesuai dengan peraturan organisasi IPNU. Saya sendiri telah tereduksi karena pemilihan ini bukan karena secara aklamasi tetapi harus sesuai sidang dalam peraturan, karena program yang akan dirancang itu sesuai dalam arahan aturan organisasi yang ada. Mudah-mudahan pemimpin yang terpilih nanti, saya berharap program-program yang dirasa baik maka lanjutkan. Tetapi kalau ada program yang dirasa kurang baik untuk nanti kepemimpinan terpilih bisa untuk diubah kembali agar kader-kader di masa nanti bisa semangat dan lancar. Supaya IPNU Kecamatan Pacet tidak tertinggal baik secara kuantitas maupun kualitas.” ujar beliau.

Acara dibuka pada pukul 10.00-11.45 WIB yang diisi pembukaan dan sambutan-sambutan dari ketua OC, pembina IPNU Pacet, dan dibuka oleh MWC NU Pacet yang diwakili Ust. Hasan Nurhuda, M.Pd.

Nilai Dasar Pergerakan

Sesuai dengan kata Al-muhafadhotu ‘ala qodimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah menjadi acuan utama dalam nilai dasar pergerakan PAC IPNU Kecamatan Pacet. Merawat, merangkul serta mencetak kader lokal di pac ipnu pacet menjadi pembelajaran tersendiri untuk lebih maju kedepannya.

Pembina IPNU kecamatan Pacet Ust. Khoeru Faruq, S.Pd.mengapresiasi sebesar-besarnya dengan konferancab ke-4 ini.

“Alhamdulillah acara yang bertepatan di MWC Pacet ini terlaksana. Konferancab ke-4 yang alhamdulillah apresiasi besar dari kyai dan masyayikh NU Kecamatan Pacet. Beliau menanggapi pelaksanaan yang luar biasa dan mengikuti dari AD&ART, yaitu melaksanakan sidang yang sekaligus mengedukasi dari IPNU kecamatan Pacet. Harapan besar kami sesuai dengan tema yaitu teruskan jejak membentuk watak, sesuai jejak NU dari Kecamatan Pacet. Kami sendiri bangga karena meneruskan jejak untuk menjadi kader-kader dan pemimpin NU selanjutnya sesuai dengan watak Pelajar Nahdlatul Ulama. Tentang pelajar pula kami berharap mendominasi, menjadi perekat, serta menjadi penyambung dari sekolah formal dan non formal untuk pendidikannya sendiri.” sambung beliau.

Baca juga: Tujuh Nilai yang Harus Dimiliki Kader NU

Taburan Berkah dan Apresiasi

Tak lupa pula perwakilan MWC NU Pacet yang diwakili oleh Ust. Hasan Nurhuda, M.Pd. selaku Sekretaris MWC NU Pacet.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada PAC IPNU Kecamatan Pacet. Kami berharap generasi ini harus dilanjutkan karena organisasi ini harus mempunyai perubahan dalam apapun itu. Generasi IPNU dapat menjadi kader yang akan meneruskan perjuangan. Khusus bagi Kecamatan Pacet untuk ranah tertingginya nanti siapapun itu nahkodanya. Harapan besar juga untuk ketua terpilih dapat menjaga marwah NU. Merawat dan mencetak kader yang berkualitas dan berkuantitas. Menggerakan kembali semangat ber-jam’iyyah nahdlatul ulama di Kecamatan Pacet maupun Kabupaten Bandung. Mudah-mudahan kader dan anggota IPNU Pacet bisa meneruskan kepemimpinan NU di masa mendatang.” ujar beliau.

Sesuai dengan peraturan, IPNU Kecamatan Pacet menggelar sidang pemilihan ketua IPNU Pacet seusai ishoma pada pukul 13.30 WIB dari awal Pleno I hingga Pleno IV. Untuk calon ketua PAC IPNU Kecamatan Pacet telah dibuka seminggu sebelum pelaksanaan konferancab ini digelar. Hingga tersaring 2 calon ketua yang akan bersaing menjadi pemimpin PAC IPNU Pacet selanjutnya.

Wajah Baru Harapan Masa Depan

Calon yang pertama yaitu Rekan Muhammad Fery Syafei dan calon kedua yaitu Rekan Muhammad Fahmi.

Dari Pleno I sampai Pleno IV sidang pemilihan, terpilihlah ketua PAC IPNU periode 2024-2026 yaitu Rekan Muhammad Fery Syafei pada pukul 17.15 WIB. Kemudian disahkan oleh presidium sidang yang diketuai oleh Nur Rizqi dari PC IPNU Kabupaten Bandung.

Rekan Muhammad Fery Syafei sebagai Ketua terpilih dalam konferancab ke-4, memberikan tanggapan dan harapan untuk kepemimpinannya nanti di periode 2024-2026.

“Terimakasih kepada demisioner dan para pengurus PAC periode 2022-2024 telah melaksanakan Konferensi Anak Cabang. Momentum Konferancab ini menjadi hal penting untuk evaluasi serta menyusun arah kebijakan PAC IPNU Pacet di masa mendatang. Harapan saya adalah peningkatan kualitas kader serta menguatkan peran IPNU di masyarakat. Anggota dapat aktif berkontribusi dalam isu-isu sosial, agama, dan pendidikan di tingkat lokal. Peningkatan program yang relevan dan membangun jaringan di organisasi kepemudaan maupun instansi pemerintahan.” ujar Rekan Fery Syafei.

Baca juga: Menjaga Khazanah Keilmuan Aswaja di Tengah Tantangan Zaman

Harapan besar dari ulama, masyayikh, pembina, serta kader dan anggota PAC IPNU Kecamatan Pacet. PAC IPNU Pacet terus merawat dan menguatkan peran pelajar NU. Tentu dalam ranah kesinambungan lembaga formal dan non formal di Kecamatan Pacet. Para pelajar menjadi aktif dan menjadi penerus untuk generasi NU selanjutnya. Tidak hanya kepemimpinan jam’iyyah, tetapi juga di masyarakat lainnya dalam bidang pendidikan, agama, dan sosial.

Penulis: Muhammad Syakir

Editor: Bella Fadhilatus Sanah

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *