
Di sebuah pesantren kecil
tak jauh dari kecamatan desaku
sedang berlangsung hikmat
ngaji dan bersolawat
terlihat seorang anak kecil memakai peci
dengan serius ia mengeja
lafadz-lafadz kitab suci
dilantunkan dengan begitu lantangnya
ia sadar, sambil terbata
mencoba memahami apa yang dibaca
sesekali ia garuk-garuk kepala
mungkin malu ditegur gurunya
anak kecil itu mengulangi bacaannya
“kul laukaanal bahru..”
kemudian berhenti sejenak, lalu membaca lagi
“kul laukaanal bahru..”
ia berhenti lagi sambil mengingat
kira-kira apa huruf selanjutnya
Baca Juga : Untuk Muassis Kita
lalu dia menoleh ke gurunya
dan mesem dengan santainya
menandakan ia lupa dengan ayatnya
Sang Guru geram,
saat hampir marah, dengan polos anak itu berkata
“Guruku, maafkan aku
melantunkan ayat suci ini
dengan lantang dan sumbang,
maka ajarkan sampai aku paham;
bahwa ayat ini bukan alat untuk mencari kambing hitam;
bahwa ayat ini bukan senjata untuk memulai perang;
bahwa ayat ini bukan alat untuk saling menyalahkan;
bahwa ayat ini bukan dasar agar kita merasa paling benar.
Guruku yang baik hati dan mulia
Banyak sekali di luar sana yang mengaku pemimpin agama;
yang hebat mencaci dan memaki
yang kokoh memposisikan diri menjadi tokoh untuk menghasut dan mencemooh
yang mengkafirkan berlandaskan kitab suci
yang mengaku paling dekat dengan nabi
yang nyaring berbunyi sabda ilahi padahal otak kosong tak berisi.
Guruku yang arif dan bijaksana
ajarkanlah kepada kami agar benar-benar paham bagaimana menjadi manusia;
yang benar-benar manusiawi
yang bukan manusia mati dan mengejar benda-benda mati
yang tak bisu dan tuli agar manfaat ilmu kami”
Baca Juga : KH Masduqie Machfudh, Kiai Sederhana yang Dermawan
Sang Guru hanya tersenyum
dan berkata kepada muridnya itu
“Nak, tumpulkan bencimu bukan otakmu
tajamkan pikiranmu bukan mulutmu
dan tetaplah apa adanya
agar tak menjadi orang bodoh yang banyak bicara”
Pengajian itu berakhir hikmat
santri pun pulang dan beristirahat
dan tetap berfikir
menjadi manusia yang manusia butuh perjuangan yang berat.
Sidoarjo,
Cak Ginksul



