CerpenSastra

Rahasia Kerja Tuhan

Penulis : Unifal Fatmala Sari / Editor : F. Azfar

Peristiwa Sebelum Ananda diturunkan ke Bumi

Anak    : “Wahai Tuhan, Jelaskan padaku bagaimana hidup disana? Padahal aku sangat kecil dan tidak berdaya?”

Tuhan  : “Diantara malaikatku, aku telah memilihkan salah satunya untukmu yang nantinya  akan menunggu dan melihatmu.”

Anak    : “Tetapi.. Tolong jelaskanlah, di surga ini aku tidaklah harus melakukan apapun, kecuali menyayangi dan tersenyum. Itulah yang aku inginkan agar aku bahagia.”

Tuhan  : “Malaikatmu akan bernyanyi untukmu setiap hari, pastilah kamu akan merasakan kasih sayang dari malaikatmu hingga kamu bahagia.”

Baca juga : Mengenal Sifat Santri dalam Menghadapi Perkembangan Digitalisasi

Anak    : “Bagaimana aku bisa memahami perkataan orang-orang ketika mereka berbicara kepadaku, sedangkan aku sendiri tidak mengetahui bahasa manusia?”

Tuhan  : “Itu mudah sekali, malaikatmu akan menjelaskan kepadamu dengan kata-kata yang indah dan menyenangkan. Malaikatmu juga akan menjelaskannya dengan penuh kesabaran dan mengajarimu berbicara.”

Anak    : “Apa yang harus kuucapkan jika aku ingin berbicara denganmu wahai Tuhan?”

Tuhan  : “Malaikatmu akan mengajarimu berdoa kepadaku.”

Anak    : “Aku telah mendengar bahwa di bumi itu banyak sekali orang-orang jahat, siapakah yang akan melindungi aku?”

Tuhan  : “Malaikatmulah yang akan melindungimu, meskipun harus mengorbankan jiwanya.”

Anak    : “Tapi… Tentu aku akan bersedih karena aku tidak dapat melihatmu.”

Tuhan   : “Malaikatmu akan selalu menceritakan kepadamu tentang diriku dan akan mengajarimu cara kembali kepadaku, meskipun hakikatnya aku selalu berada disampingmu.”

Anak      : “Wahai Tuhan!… (berkata dengan pelan)  Jika aku harus pergi sekarang, katakanlah kepadaku siapakah nama malaikatku itu?”

Tuhan     : “Nama malaikatmu itu begitu penting,  panggil saja dia ibu.”

Baca juga : Khaizuran, Sosok di Balik Sejarah Peringatan Maulid Nabi Muhammad

Ketika anak itu turun dari langit dan masuk ke alam kandungan, suasana surga benar-benar sangat tenang dan tentram bagaikan mengiringi hati anak itu.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *