Tak terasa, dalam beberapa hari ke depan semua umat Muslim di dunia akan memasuki bulan yang paling mulia, yakni bulan Ramadhan. Sebuah pertanda bahwa kita harus segera melakukan persiapan menyambut ramadhan. Menyiapkan diri melaksanakan ibadah puasa, ibadah yang melatih kita untuk menahan hawa nafsu, termasuk makan dan minum. Puasa di bulan Ramadhan ini wajib ditunaikan oleh umat Muslim di mana pun berada, kecuali beberapa golongan yang tidak mampu menunaikannya.

Dalam menyambut bulan yang istimewa dan penuh berkah ini, tentunya kita harus mempersiapkan diri dengan baik, agar bulan Ramadhan kali ini dapat kita maksimalkan kedatangannya untuk beribadah kepada Allah swt.
Ibarat kata, Ramadhan adalah tamu, kitalah tuan rumahnya. Ramadhan cuma sebentar mampirnya, paling tidak 30 hari, setelah itu pergi. Jadi semaksimal mungkin kita harus menyiapkan diri untuk menyambut tamu agung yang kita rindukan sepanjang tahun ini.
Hari-hari menjelang datangnya bulan yang penuh berkah ini, hendaknya setiap umat muslim memiliki persiapan, agar ibadah di bulan Ramadhan berjalan dengan baik dan maksimal. Berikut beberapa hal yang bisa disiapkan sebelum memasuki bulan suci Ramadhan:
-
Ruang Syukur Menyambut Ramadhan

Salah satu hal yang sangat penting dalam persiapan menyambut Ramadhan adalah memupuk rasa syukur di dalam jiwa. Rasa syukur karena pada tahun ini Allah Swt. masih memberi kita kesempatan untuk berjumpa dengan bulan Ramadhan. Sebuah pertanda bahwa kita diberi kesempatan untuk memperbanyak amal ibadah untuk bekal ketika dipanggil Allah nanti.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk membersihkan tubuh, pikiran, dan jiwa dari segala kotoran serta menjadi versi terbaik dari dirimu.”
-
Niat yang Mantap Menyambut Ramadhan

Beberapa orang mungkin ada yang salah niat ketika memperbanyak ibadah di bulan suci ini, menggebu-gebu ibadah dengan niat karena Ramadhan adalah bulan yang berkah, tetapi lupa bahwa niat untuk beribadah itu hanya karena Allah semata, sedangkan Ramadhan adalah momentum jalannya saja.
Baca juga: Peristiwa Besar di bulan Sya’ban
-
Memperdalam Ilmu Agama
Nah, langkah selanjutnya yang bisa kita lakukan guna menyambut Ramadhan adalah mereview kembali tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika berpuasa. Inilah saat yang tepat bagi kita belajar kembali apa saja sunnah puasa yang dianjurkan.
Tak lupa, memperdalam ilmu agama dengan mengaji dan mengkaji di beberapa literatur keilmuan. Mengisi pengetahuan agama sebagai bekal terbaik menyambut ramadhan adalah suatu hal yang sangat baik untuk dilakukan sebelum datangnya bulan Ramadhan.
Baca juga: Jejak Sejarah dalam Kitab
-
Menyiapkan Sebagian Harta
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, disebutkan Rasulullah akan semakin dermawan saat bulan Ramadhan.
كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَكَانَ أَجْوَدُ (أَجْوَدَ) مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ
Artinya: “Rasulullah SAW adalah orang paling dermawan di antara manusia lainnya, dan ia semakin dermawan saat berada di bulan Ramadhan.” (HR Bukhari dan Muslim).
Dengan begitu kita sudah selayaknya untuk meniru baginda Nabi, dengan membagi rezeki kita lewat bagi-bagi takjil, memberi makan orang yang sahur, dan menyediakan hidangan untuk orang yang tadarus, itu merupakan sebuah langkah yang sangat baik untuk bersedekah atas harta yang kita punya selama ini.
Baca juga: Surat Terakhir yang Turun kepada Nabi Muhammad
-
Punya Target di Bulan Ramadhan

Persiapan Bulan Ramadhan
Sering kali terjadi pada manusia ialah lupa akan tujuannya ketika sudah menikmati yang sedang terjadi. Untuk menghindari hal tersebut, alangkah lebih baik kita menentukan target apa saja yang akan kita capai selama bulan Ramadhan nanti. Seperti khatam Al-Qur’an 3 kali, terawih tidak bolong, i’tikaf dan memperbanyak sujud di 20 masjid, ataupun target-target yang lain.
Semoga dengan persiapan yang telah kita susun, ibadah kita lancar dan usaha kita semakin maksimal untuk menyambut bulan yang suci dan penuh berkah ini. Wallahua’lam.
Penulis : Musa Al Kahfi
Editor : Albila Nurfadilah



