PuisiSastra

DIALAH SANTRI

Senin, 14 Februari 2022

Penulis: Kholidah Isnani Khoirun Nisa’ I Editor: Fani Azfar

 

Semburat fajar tersebar di bahtera langit

Kumandang adzan bersaut meramaikan jagad

Berduyun-duyun muda-mudi menapak lantai memenuhi mata

Tuk menunaikan kewajiban dari-Nya

 

Dia lah santri…

Seorang yang penuh rindu

Ingin selalu berjumpa dengan seorang ibu

Namun, terhalang waktu tuk menuntut ilmu

Baca juga: Campur Baur Logika dalam Puisi

Santri…

Kerinduannya  bertubi-tubi datang

Menyelinap hangat dalam angan

Berharap kan cepat waktu tuk pulang

Padahal kebahagiaan akan datang

Jika ditaklukan dengan kesabaran

Tak lupa juga dengan keistiqomahan

 

Penampilan sederhanamu

Kerudung dan sarung t’lah menjadi ciri khasmu

Para kiai adalah tokoh panutanmu

Tirakat yang menjadi pelengkapmu

Baca juga: Petrichor : Hujan & Kenangan

Santri…

Seorang muda-mudi yang berusaha

Bersimpuh tawadlu’ menghadap guru

Mata terjatuh, hati berdzikir, mulut membisu

Berharap tersirat keberkahan

Dari Sang Kiai sampai kepadamu.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *