Redaksi

Islam Nusantara: Labelling atau ajaran?

Islam “Nusantara” menjadi perbincangan yang ramai. Mengenai Islam Nusantara, muncul beberapa makna yang beredar. Pertama dapat kita artikan sebagai bentuk Islam yang ada di Nusantara. Kedua, dapat kita artikan sebagai nilai keislaman yang mencirikan Nusantara.

Apa Itu Islam Nusantara?

Menurut KH Marzuki Mustamar, Islam Nusantara ini merupakan Islam yang berkomitmen pada ajaran ulama Nusantara. Bukan perkara membedakan Islam Timur Tengah atau Nusantara, tapi beliau menegaskan bahwa Islam Nusantara adalah Islam yang mempunya ciri khas nusantara. Sehingga ketika akan membuat kebijakan sosial, akan lebih mudah diterima, karena kebijakan tersebut menyesuaikan dengan kondisi nusantara.

Sejarah Awal Islam di Nusantara

islam nusantara
Sumber: sinpo.id

Sebelum berbicara Islam Nusantara lebih jauh, kita bisa menengok sejarah Islam ketika awal muncul dan berkembang di Nusantara. Penyebaran Islam di Nusantara tidak lepas dari bagaimana peran Walisongo dalam menyebarkan Islam menyesuaikan dengan tradisi yang berkembang di Nusantara, karena saat itu kondisi Nusantara masih cukup berkembang ajaran Hindhu Budha. Sehingga muncul yang kita kenal sebagai Akulturasi kebudayaan, dimana dua atau tiga budaya bahkan lebih bercampur menjadi satu tanpa menghilangkan budaya aslinya, seperti tradisi wayang oleh Sunan Kalijaga. Artinya, Islam pada saat itu mudah diterima oleh masyarakat Nusantara.

Baca Juga: Pandangan Islam Mengenai Budaya Nusantara

Berbicara mengenai “Islam Nusantara”, artinya tidak lepas dari tradisi yang berkembang di Nusantara. Mengenai hal tersebut, sejalan dengan pendapat Gus Dur bahwa, “Hubungan antara agama dan budaya tidak dapat dipisahkan dan akan terjadi terus menerus sebagai suatu proses dari kehidupan”.

Menurut KH. Said Aqil Siradj, karakteristik dari Islam Nusantara adalah, Islam yang toleran, anti-radikal, mampu berdampingan dengan keberagaman budaya dan tradisi Indonesia tanpa menghilangkan identitas agama.

Penulis: Yusni Diana Sufi

Editor: Dina Surya Mega

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *