Versi Doa Buka Puasa, Mana yang Benar?
Sejauh ini kita mengenal adanya dua versi dalam bacaan doa berbuka puasa yang cukup masyhur.
Doa Pertama
Doa berbuka yang pertama yakni doa yang sudah tidak asing di telinga kita dan sering kita gunakan yaitu
اللهم لك صمت و بك أمنت و على رزقك أفطرت….
Doa berbuka tersebutlah yang masyhur digunakan, serta bersumber dari hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim.
وأن يقول عقب فطره اللهم لك صمت وعلى رزقك أفطرت لانه صلى الله عليه وسلم كان يقول ذلك رواه الشيخان
Artinya: (Mereka yang berpuasa) dianjurkan setelah berbuka membaca: ‘Allâhumma laka shumtu, wa ‘alâ rizqika afthartu.’
Baca juga: Tata Cara Puasa Ramadhan, Dalil, Lafal Niat dan Waktu Berpuasa
Isi dari doa pertama menjelaskan bahwa orang berpuasa itu karena memdapatkan taufiq dan hidayah Allah Swt. Serta berbuka puasa merupakan bentuk upaya mentaati dan bersyukur atas nikmat Allah Swt.
Doa Kedua
Adapun doa berbuka yang kedua yakni menurut Imam Abu Dawud.
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
Artinya: Telah hilang rasa penatku dan basahlah tenggorokanku dan tetaplah pahala dicurahkan atasku, Insya Allah.
Isi dari doa ini menjelaskan saat orang berbuka, rasa haus menjadi hilang dan keindahan saat tenggorokan telah terbasahi oleh air yang segar.
Sehingga doa kedua ini dikonotasikan sebagai pemvisualisasian rasa syukur dari orang yang berbuka puasa.
Baca juga: Enggan Membaca Al–Qur’an di Siang Hari Bulan Ramadhan: Begini Karomah Habib Jamalullail
Lantas Mana yang Benar?
Tidak ada yang salah dalam pengamalan kedua doa tersebut. Mengingat dalam hal berdoa seoarang hamba hanya wajib untuk melaksanakan doa tersebut secara khusyu’ dengan meresapi maknanya berdasarkan konteks situasi yang kita rasakan ketika berbuka, bukan masalah ma’tsur tidaknya doa tersebut.
Penulis: Fani Azfar
Editor: Bella Fadhilatus Sanah
Referensi: Dikutip dari berbagai sumber



